Guru Fadlan Janji Kembalikan Jamban Apung di Sungai Martapura

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Warga aliran sungai Martapura, Desa Dalam Pagar Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar, meminta tradisi jamban apung yang dihapuskan Bupati dan Wakil Bupati Banjar tahun 2016-2021, Khalilurrahman-Saidi Mansyur, dikembalikan.

“Jika ingin tradisi jamban apung mau dikembalikan, menangkan dulu pasangan Rusli-Guru Fadhlan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banjar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang,” kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar, Manan Rifani saat menjadi juru kampanye Paslon Rusli-Fadhlan di Desa Dalam Pagar, Senin (23/11/2020).

Tradisi warga aliran sungai di Desa Dalam Pagar ini, memang dari dulu tidak bisa lepas dari sungai. “Kita sangat mengerti soal kenapa warga aliran sungai ini masih sangat ingin adanya jamban apung. Selain mudah dan murah juga lebih afdol kalau mandinya di sungai,” terang dia diamini Calon Wakil Bupati Banjar, Muhammad Fadhlan Asyari yang hadir dalam kampanye itu.

Dijanjikan dia, apabila nanti pasangan Rusli-Guru Fadhlan menang dalam pilkada Banjar tahun 2020, keinginan masyarakat ini akan kita wujudkan.

“Kita tata dengan lebih baik yang penting fungsinya tidak berubah. Bahkan, agar menarik akan kita buat lebih bagus dan menarik dengan hiasan agar tidak terlihat kumuh, namun jadi bagus dan nyaman dipandang,” sebut dia, disambut antusias dan tepuk tangan warga Desa Dalam Pagar.

Sementara itu, kampanye serupa di Desa Melayu Tengah Kecamatan Martapura Timur, Manan Rifani menyampaikan perbaikan pelayanan mengurus data administrasi kependudukan akan menjadi prioritas utama di pemerintahan Rusli-Guru Fadhlan periode akan datang.

“Mengurus KTP, kartu keluarga serta akta kelahiran akan jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Tidak perlu lagi mengurus hingga datang ke Dinas Catatan Sipil, melainkan cukup sampai di kecamatan saja,” jelas dia.

Ditempat sama, Calon Wakil Bupati Banjar nomor urut 3 pasangan H Rusli, Muhammad Fadhlan Asyari menegaskan akan mengelola Perusahaan Daerah (Perusda) pemerintah setempat agar berkontribusi secara maksimal terhadap APBD kabupaten untuk kemajuan daerah.

“Selama ini PAD dari perusahaan tambang batubara PD Baramarta, PD Pasar Bauntung Batuah dan PDAM Intan Banjar terkesan banyak tercecer masuk kantong pribadi. Itu lah yang membuat APBD Kabupaten Banjar menjadi minim. Sehingga tidak dirasakan oleh masyarakat,” curiga dia.

Kalau itu dikelola dengan baik, dan pendapatannya semuanya masuk kantong daerah, maka bisa digunakan untuk kepentingan yang bersentuhan langsung ke masyarakat manfaatnya.

“Ini lah yang membuat Rusli-Guru Fadhlan ingin memimpin Kabupaten Banjar. Cabup Rusli memiliki pengalaman dalam memimpin dan mengelola pemerintahan. Ditangan Rusli-Fadhlan daerah ini akan jauh lebih baikndan terlihat kemajuannya,” kata Cawabup paslon nomor urut 3 yang merupakan pasangan asli urang banjar ini.

Penulis: M. Apriani
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleLuruskan Program Kesehatan Gratis di Tanahbumbu, Ini Kata Bupati
Next articleBamsoet Ajak Pemuda dan Remaja Masjid Syiarkan Nilai-nilai Kebangsaan