Panglima TNI Buka Pameran Industri Kreatif Mancanegara

Jakarta, PONTAS.ID – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto resmi membuka “Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture tahun 2019” di Gedung Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Panglima TNI menyampaikan apresiasi tinggi, khususnya kepada Ketua Umum Dharma Pertiwi Nyonya Nanny Hadi Tjahjanto beserta jajarannya, yang telah menggagas kegiatan sebagai bagian dari rangkaian HUT Ke-74 TNI 2019.

“Dalam satu tempat, kita tak hanya dapat melihat kekayaan budaya Indonesia. Kita juga dapat mengetahui kekayaan budaya dari negara-negara sahabat. Ditambah lagi Gebyar Karya Pertiwi juga mengedepankan peningkatan ekonomi kreatif sesuai dengan program Pemerintah,” ucap Panglima.

Panglima menuturkan, Indonesia adalah negeri sangat indah dan kaya akan keberagaman budaya. Begitu pula dengan negara-negara di dunia yang memiliki kekhasannya masing-masing. “Semua itu tentu saja tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial budaya masyarakat setempat,” katanya.

Panglima juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh Atase Pertahanan negara sahabat beserta isteri yang telah turut memeriahkan acara ini serta mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Semoga kontribusi kita semua semakin memperkuat ketahanan ekonomi dan ke-Bhinneka Tunggal Ika-an bangsa Indonesia,” jelasnya.

Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture bertema “Peningkatan Usaha Mandiri Untuk Menunjang Ekonomi Kreatif dan Menambah Pendapatan Keluarga” berlangsung mulai 13 sampai 15 November.

Acara ini menampilkan 198 stan produk kreatif dan berkualitas berasal dari subsektor fashion, kuliner dan kriya dari Perwakilan Dharma Pertiwi seluruh tanah air, serta 20 Atase Pertahanan Negara sahabat (China, Mexico, Pakistan, Polandia, South Korea, Thailand, Singapore, Brunei, Malaysia, PNG, Rusia, Philippines, Vietnam, Australia, Brazil, Canada, Japan, New zealand, Spain, Inggris), dan masyarakat umum.

Juga ada pentas seni-budaya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya dengan tema nusantara yang melibatkan berbagai perwakilan Atase Militer Negara sahabat, serta workshop dengan mengajak keterlibatan keluarga prajurit dalam pemasaran produk unggulan berbasis digital.

Penulis: M. Abriyanto
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here