Jelang HUT ke 74, Ribuan Putra/i TNI Ikuti Wisata Kejuangan

Jakarta, PONTAS.ID – Menyambut HUT ke-74, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Wisata Kejuangan bagi Putra-Putri Prajurit TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (7/9/2019). Dalam kegiatan ini, Panglima TNI diwakili Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto.

Gelaran Wisata Kejuangan ini diikuti seribu putra-putri prajurit TNI AD, TNI AL dan TNI AU dengan mengunjungi Monumen Seroja, Trikora, Dwikora dan Perjuangan Mempertahankan NKRI serta Museum Bhakti TNI yang berada di Komplek Mabes TNI.

“TNI akan memperingati ulang tahunnya yang ke-74.  Dan TNI lahir tidak lama setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Dalam kondisi serba terbatas, para pendahulu TNI yang awalnya bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR), melaksanakan peran sebagai angkatan perang untuk mempertahankan kemerdekaan dari penjajah yang ingin kembali berkuasa,” kata Panglima TNI dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasum TNI.

Panglima TNI juga mengingatkan, Indonesia sudah merdeka selama 74 tahun dan tidak lagi melawan penjajah ataupun negara lain yang ingin menguasai wilayah Indonesia. “Perjuangan kita saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan agar Indonesia maju dan sejahtera sesuai cita-cita nasional,” ujarnya.

Untuk itu, semangat perjuangan para pendahulu tetap harus dimiliki. “Bagi adik-adik, semangat itu adalah semangat perjuangan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Persaingan akan semakin ketat dan tanpa kualitas diri yang unggul, generasi muda akan kalah dalam persaingan global,” jelas Panglima TNI.

Menurut Panglima, perjuangan generasi muda saat ini akan berbeda dengan generasi sebelumnya. Sebab saat ini perjuangan beriringan dengan teknologi tinggi yang perkembangannya semakin pesat.

“Jangan terlena dengan kemajuan itu sendiri karena dapat menggilas siapa saja yang tidak dapat mengendalikannya,” tegasnya.

Panglima TNI mengajak seluruh Putra-Putri Prajurit TNI yang mengikuti wisata kejuangan untuk bersama-sama mendoakan arwah orang tua, saudara dan keluarga tersayang yang sudah mendahului.

“Semoga orang-orang terkasih kita memperoleh rahmat di sisi Tuhan Sang Pencipta,” tutupnya.

Penulis: M. Abriyanto
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleResmi Mengaspal, Esemka Bima Dibanderol Segini
Next articleMPR: Media Sosial Ambil Alih Pembentukan Karakter Bangsa