Medan, PONTAS.ID – Warga kota Medan Sumatera Utara kembali mempertanyakan profesionalisme PDAM Tirtanadi dalam mengolah air bersih kebutuhan warga. Pasalnya, belakangan ini terlebih di bulan Ramadhan, air yang disalurkan ke pelanggan berwarna keruh dan sering tidak mengalir.
“Jorok kali air di rumah kami. Warnanya coklat kehitam hitaman. Maunya jangan gitulah Tirtanadi ini di bulan Ramadhan. Kita banyak keperluan, dari cuci pakaian, piring, masak, hingga mau udhuk salat, ” kata Rosrasna Nasution warga Tanjung Mulia di rumahnya, Kamis (16/5/2019).
Sebagai muslimah dirinya kesal lantaran puasanya jadi semakin sulit lantaran air tidak bersih. Mestinya kata Ros, kalau bulan puasa ini air jangan sampai terganggu, “Karena puasa banyak yang harus dipersiapkan untuk berbuka dan terutama salat,” keluhnya.
Hal yang sama juga dialami Dame warga Jalan Jaya. Dia mengatakan, pagi sekitar pukul 08.00 WIB airnya kotor dan berwarna coklat. Sehingga dia juga mengalami kekecewaan terhadap kualitas air PDAM Tirtanadi ini.
“Air ini kan urat nadi kehidupan. Jika air jorok begini, maka kehidupan kita jadi terganggu. Direksi PDAM Tirtanadi harusnya bekerjalah secara profesional, tanggap dan cekatan lah dalam merespon keluhan pelanggan,” ujarnya.
Kondisi air seperti itu bukan cuma dialami mereka berdua. Erris warga jalan tempuling juga mengaku, air di rumahnya mati dari jam 5 sore.
“Celakanya air baru hidup sekitar pukul 3 pagi. Terus baru hidup lagi sekitar jam 11 hingga jam 5 sore. Kita bayar lo tiap bulan. Tetapi pelayanannya buruk sekali, ” kata Erris.
M. Sinaga warga jalan Ambai Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung juga mengalami hal yang sama. Kata dia sebagai warga pelanggan Tirtanadi dirinya sangat kecewa.
“Kami warga sangat menyesalkan kinerja PDAM Tirtanadi, karena air yang kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari mati dari pukul 11.00 WIB dan sore baru hidup. Tetapi malamnya mati lagi. Air kami di daerah cabang Tuasan,” jelasnya.
Diterangkannya, alamatnya yang mati air di No. 35 A, 35 B, 35 C, 35 D dan hampir semuanya.
Sementara itu, Zaman K Mendrofa Asisten II Bagian Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi mengatakan kepada wartawan, kalau permasalahan air mati bisa hubungi kantor PDAM terdekat, “Atau Call Center 1500-922,” katanya singkat.
Penulis: Ayub Badrin
Editor: Hendrik JS

























