Jokowi Menangi Pemilu, SETARA: Quick Count Teruji dan Valid

Ketua SETARA Institute, Hendardi (tengah)

Jakarta, PONTAS.ID – Berdasarkan hitung cepat (quick count) atau QC pasangan Jokowi-Makruf unggul atas Prabowo-Sandi di kisaran angka 10 persen. QC adalah indikator dari penghitungan secara keseluruhan suara rakyat dalam Pemilu yang diambil dengan menggunakan perolehan suara di TPS.

“Oleh karena itu, QC yang dirilis oleh berbagai lembaga survei bisa dijadikan acuan untuk menyimpulkan keunggulan pasangan 01,” kata Ketua SETARA Institute, Hendardi,  dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/4/19).

Sebagai sebuah produk pengetahuan ilmiah, lanjut Hendardi, QC telah diterima dalam praktik demokrasi dan teruji validitasnya sebagai instrumen pengawasan penghitungan dari potensi kecurangan.

“Oleh karena itu, produk QC harus dibela. Bukan membela lembaga survei atau pasangan 01, tetapi membela suara rakyat yang sudah dihitung secara cepat,” terang dia.

Namun, untuk menghindari potensi ketegangan baru antar pendukung, semua pihak kata Hendardi, tidak melakukan klaim-klaim dan perayaan berlebihan. Semua pihak tetap menunggu proses penghitungan manual yang dilakukan oleh KPU.

“Jika Jokowi hanya bersyukur atas QC, Prabowo justru menentang. Ini suatu sikap normatif para calon dalam merespons hasil pemilihan, yang diharapkan tidak membakar emosi pendukung,” imbuhnya.

Menurut Hendardi, fakta sejumlah ketidakteraturan penyelenggaraan Pemilu dan klaim kecurangan yang diajukan pihak 02 sebaiknya diselesaikan dalam kerangka demokratik melalui mekanisme penyelesaian sengketa di Mahkamah Konstitusi.

Itu sebabnya, Hendari menegaskan rakyat harus menolak ide menggerakkan warga untuk melakukan perlawanan atas produk demokrasi seperti gagasan people power.

“Publik juga melihat seluruh komplain atas penyelenggaraan Pemilu telah dan terus direspons dan disikapi oleh KPU, Bawaslu, dan DKPP. Karena itu tidak ada argumen legal dan konstitusional untuk mendelegitimasi kinerja para penyelenggaran Pemilu,” pungkasnya.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS
Previous articleAlasan Sakit, Romi Pilih Golput
Next articleDiprediksi Tak Lolos PT, Hanura-PBB Masih Optimistis