Pasca Gempa, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Resmi Dibuka

Jakarta, PONTAS.ID – Salah satu dari empat jalur pendakian resmi ke Gunung Rinjani melewati Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah (Loteng), secara resmi dibuka untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan taman nasional, yang sempat lumpuh akibat gempa bumi Agustus 2018 silam.

Pembukaan jalur pendakian yang dirangkai dengan peluncuran program e-Rinjani itu dilakukan oleh Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT, bersama dengan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, di Aik Berik, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Atas ijin pemerintah pusat jalur pendakian Gunung Rinjani wilayah Lombok Tengah ini resmi dibuka,” kata Suhaili dalam siaran pers Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (20/11/2018).

Tiga jalur pendakian lainnya, yakni jalur Timbanuh, dan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian di Senaru di Kabupaten Lombok Utara, masih ditutup karena kondisinya rusak berat akibat gempa bumi sehingga membahayakan keselamatan jiwa.

Suhaili mengatakan bahwa untuk kedepannya, pihaknya akan melakukan penataan sehingga bisa membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah Utara Lombok Tengah. Karena itu, dia sangat berharap ada dukungan dari semua lapisan masyarakat.

“Untuk bersama-sama agar apa yang diikhtiarkan bisa terwujud. Peluang ini bisa menciptakan lapangan kerja masyarakat, sehingga bisa dijadikan tempat untuk mencari rizki,” ujarnya.

Nantinya, akan ada lima titik di jalur pendakian di wilayah Lombok Tengah, yaitu Desa Karangsidmen, Desa Lantan, Desa Seteling, dan Desa Aik Bual. Jalur tersebut nantinya akan bertemu di satu titik batas wilayah Gunung Rinjani yang dikelola oleh TNGR.

“Jalur pendakian ini nanti yang terindah, ternyaman, dan termodern sedunia. Ini juga bisa jadi penyeimbang antara pengembangan pariwisata di selatan dengan di utara,” tutur Suhaili.

Sementara itu Ketua Tim Crisis Center Kemenpar, Guntur Sakti menyambut baik pembukaan jalur pendakian Aik Berik Gunung Rinjani itu, lantaran akan membuka kembali arus masuk wisatawan ke NTB, karena Gunung Rinjani merupakan salah satu atraksi untuk membangkitkan pariwisata di NTB.

“Saat ini proses pemulihan untuk NTB sudah berjalan baik dan saat ini lombok sudah mulai ramai di kunjungi wisatawan. Menteri Pariwisata, Arief Yahya pada World Travel Market (WTM) 2018 di London awal bulan November silam juga mempromosikan jika NTB sudah bangkit. Lombok sudah aman untuk di kunjungi,” ucap Guntur.

Kepala TNGR Provinsi NTB, Sudiyono menambahkan, bahwa pembukaan jalur ini sudah melalui persyaratan dan melibatkan semua pihak, karena hanya jalur ini yang layak, baik dari segi keamanan dan kebutuhan air bagi para pendaki.

“Jalur pendakian di Aik Berik dibuka resmi hari ini dalam rangka menghilangkan dahaga pendaki pecinta Rinjani,” kata Sudiyono.

Disamping itu, melalui jalur pendakian ini, para pendaki dapat menikmati obyek wisata seperti air terjun, padang sapan, dan keindahan alam lainya. Sehingga para pendaki bisa lebih nyaman. Pihaknya juga sudah melengkapi fasilitas pendukung lainnya, seperti penunjuk arah, serta para petugas porter atau guide.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here