
Jakarta, PONTAS.ID – Kinerja PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sepanjang semester I Tahun 2018 menunjukkan hasil yang positif baik dari kinerja pengembangan jalan tol, kinerja operasi dan inovasi dalam skema pendanaan.
Di tengah masa ekspansi, Jasa Marga berhasil menjaga pertumbuhan EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) atau pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi.
Pada semester I tahun 2018, EBITDA mencapai Rp2,9 Triliun atau tumbuh 10,4 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. Di sisi lain, aset Perseroan pun tumbuh cukup signifikan, yaitu menjadi Rp 87,5 Triliun pada semester I tahun 2018 atau meningkat sebesar 10,5 persen dibandingkan dengan di akhir tahun 2017.
“Pada semester I tahun 2018 tercatat laba bersih Jasa Marga sebesar Rp1,05 Triliun, meningkat 2,9 persen dari periode yang sama tahun lalu,” ungkap Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk., M. Agus Setiawan, melalui keterangan resminya kepada PONTAS.id, Rabu (8/9/2018)
Pencapaian tersebut terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Jasa Marga di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).
Dipaparkan Agus, selama semester I tahun 2018, Jasa Marga telah menyelesaikan 61,25 Km jalan tol operasi. Selain itu, hingga Agustus tahun 2018, Jasa Marga juga telah menambah 45,97 Km jalan tol operasi baru.
Dengan tambahan lebih dari 100 km jalan tol operasi baru hingga akhir Agustus, saat ini Jasa Marga total telah mengoperasikan 787,5 km jalan tol di Indonesia atau menguasai market share sebesar 65 persen dari total jalan tol beroperasi di Indonesia dan 80 persen dari total volume transaksi.
“Hingga akhir 2018, Jasa Marga menargetkan sekitar 200 Km tambahan ruas jalan tol beroperasi,” imbuhnya.
Strategi Inovasi Pendanaan
Di tengah masa ekspansi, Jasa Marga kata Agus, juga harus menjaga struktur permodalan dan kinerja Perseroan. Tidak ada acara lain, selain melakukan berbagai strategi inovasi pendanaan. Pada semester I tahun 2018, Jasa Marga telah menerbitkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).
Dengan diterbitkannya skema pendanaan yang baru, lanjut dia, Jasa Marga telah membuka potensi pasar baru dalam bidang pendanaan. Terbaru, Jasa Marga juga melepas kepemilikan minoritas saham di PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) yang mengoperasikan Ruas Tol JORR W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk).
“Pelepasan saham sebesar 19,05 persen merupakan upaya Jasa Marga untuk mendapat tambahan pendanaan untuk mendukung ekpansi Perseroan,” terangnya.
Agus melanjutkan, selain pengoperasian jalan tol, Jasa Marga juga terus meningkatkan bisnis usaha lain, seperti layanan transaksi dan layanan lalu lintas melalui PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO); layanan pemeliharaan dan konstruksi jalan tol melalui PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM).
Kemudian meningkatkan investasi properti dan peningkatan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) melalui PT Jasamarga Properti (JMP). Dari sisi pengembangan usaha lain, Jasa Marga mentargetkan pengembangan usaha lain memberikan kontribusi 20 persen dari total pendapatan usaha Jasa Marga.
Pergantian Pengurus
Menurut Agus, RUPSLB tersebut membahas dua agenda utama, yakni evaluasi kinerja semester I/2018 dan pergantian pengurus. Evaluasi kinerja semester I tahun ini merupakan tindak lanjut permintaan Menteri BUMN Rini M. Soemarno.
Sementara itu selepas Kushartanto Koeswiranto ditunjuk menjadi Direktur SDM Pertamina pada 29 Agustus 2018, Jasa Marga menunjuk Direktur Keuangan Donny Arsal sebagai pelaksana tugas jabatan Direktur SDM dan Umum.
Adapun Susunan dan Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi Jasa Marga saat ini adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama: Desi Arryani
Direktur Operasi I: Mohammad Sofyan
Direktur Operasi II: Subakti Syukur
Direktur Pengembangan: Adrian Priohutomo
Direktur Keuangan/Pjs Direktur Sumber Daya Manusia & Umum: Donny Arsal
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Komisaris Independen: Refly Harun
Komisaris Independen: Vincentius Sonny Loho
Komisaris: Agus Suharyono
Komisaris: Boediarso Teguh Widodo
Komisaris: Sugihardjo
Komisaris: Muhammad Sapta Murti
Selain evaluasi kinerja Semester I Tahun 2018, RUPSLB Tahun 2018 kali ini juga memutuskan:
- Pemberhentian dengan hormat Kushartanto dari Direktur SDM dan Umum dan memberhentikan dengan hormat Refly Harun sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen, serta memberhentikan dengan hormat Boediarso Teguh Widodo dari jabatannya sebagai Komisaris.
- Kemudian juga, mengangkat Sapto Amal Damandari sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen serta mengangkat Anita Firmanti Eko Susetyowati sebagai Komisaris.
Sehingga Susunan dan Jabatan Dewan Komisaris & Direksi, menjadi sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama: Desi Arryani
Direktur Keuangan: Donny Arsal
Direktur Pengembangan: Adrian Priohutomo
Direktur Operasi I: Mohammad Sofyan
Direktur Operasi II: Subakti Syukur
Direktur Sumber Daya Manusia & Umum: Alex Denni
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Komisaris Independen: Sapto Amal Damandari
Komisaris: Anita Firmanti Eko Susetyowati
Komisaris Independen: Vincentius Sonny Loho
Komisaris: Agus Suharyono
Komisaris: Sugihardjo
Komisaris: Muhammad Sapta Murti
Ditambahkan Agus, bagi Jasa Marga, tahun 2018 merupakan tahun yang penting karena Perseroan berhasil menjaga komitmen dalam melakukan percepatan pembangunan jalan tol untuk mendukung rencana Pemerintah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah.
“Oleh sebab itu, Jasa Marga senantiasa melakukan berbagai inovasi dalam baik dalam bidang pendanaan, pengembangan usaha maupun operasional sehingga dapat melayani masyarakat luas, khususnya pengguna tol, dengan makin optimal,” pungkasnya.
Editor: Hendrik JS



























