Resmikan Tol Kartasura-Sragen, Jokowi: Rest Area Untuk Produk Lokal!

Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Solo Ngawi Segmen Kartasura -Sragen. Peresmian dilakukan di Gerbang Tol (GT) Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pagi tadi.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam laporannya menyatakan bahwa Jalan Tol Solo Ngawi memiliki keunikan karena bersinergi dengan moda transportasi kereta bandara.

“Di belakang (badan jalan dari Kadipiro-Purwodadi hingga Bandara Adi Soemarmo) yang ada crane merupakan jalur kereta api ke bandara yg sudah mulai dikerjakan,” kata Basuki, melalui keterangan resminya kepada PONTAS.id, Minggu (15/7/2018).

Selain itu pembangunan infrastruktur jalan tol juga memperhatikan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat.

Sementara iti, dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa bahwa Jalan Tol Trans Jawa secara bertahap akan tersambung dari Merak hingga Banyuwangi. “Saya gembira karena Jalan Tol Ruas Kartasura-Sragen selesai dan secara bertahap Ruas Tol Trans Jawa tersambung dari Merak hingga Banyuwangi,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden kembali berpesan agar keberadaan Jalan Tol juga mendukung pengembangan UMKM secara nyata, “Saya titip, jalan tol bukan hanya memperlancar barang, jasa dan orang, menurunkan biaya logistik. Pada kesempatan yang baik ini, tadi sudah disinggung oleh Menteri PU mengenai rest area, jangan sampai titik yang ada kegiatan ekonomi diisi oleh merk, brand asing, namun diisi dengan produk makanan dan kerajinan lokal,” jelasnya.

Pembayaran Non Tunai
Dalam kesempatan yang sama, David Wijayatno, Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), menyatakan bahwa Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Kartasura-Sragen bisa langsung dilewati oleh pengguna jalan tol sesaat seteleh peresmian.

“Mulai sore ini (Minggu), masyarakat bisa menikmati kembali Jalan Tol Solo-Ngawi. Namun mulai Selasa, 17 Juli 2018 pukul 00.00 WIB sudah diberlakukan tarif,” jelas David. Jalan Tol Solo -Ngawi menerapkan cashless payment (pembayaran non tunai), sehingga pengguna jalan tol yang akan melakukan transaksi tol harus mempersiapkan uang elektronik dengan kecukupan saldo,” kata David mengingatkan.

Davi mengungkapkan, pada pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran 2018, Jalan Tol Solo-Ngawi telah dioperasikan tanpa tarif sebagai jalan tol fungsional, hal ini menjadi salah satu upaya sosialisasi yang dilakukan oleh PT JSN.

“Selain itu, peran jalan tol fungsional Solo-Ngawi terbukti memperlancar arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jalan Tol Solo-Ngawi yang merupakan bagian dari Tol Trans Jawa, menjadi salah satu upaya memecahkan masalah transportasi darat dan konektivitas baru yang dapat berdampak positif bagi ekonomi kawasan secara umum.

Turut hadir dalam peresmian yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Direktur Jenderal Bina Marga- KemenPUPR Arie Setiadi Moerwanto.

Kemudian, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol-KemenPUPR (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi David Wijayatno.

Editor: Hendrik JS

Previous articleBuka WIGT 2018, Menpar Targetkan 250 Ribu Wisman dari Sport Tourism
Next articleJose Mourinho: Kroasia Berpeluang Juara Dunia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here