Kebakaran RW.02 Ancol, DKI Siapkan 1.000 Bungkus Makanan Siap Saji

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau menyerahkan bantuan selimut dan pakaian sekolah kepada warga terdampak, Minggu (26/8/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Hingga tiga hari ke depan, Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Utara menggelar tanggap bencana bagi korban terdampak kebakaran permukiman padat di Kampung Walang, Jl Lodan Raya, RW 02 Kelurahan Ancol, Pademangan. Kebakaran terjadi di area padat penduduk ini pada Minggu (26/8/2018) dini hari tadi.

Selama masa tanggap bencana Sudin Sosial akan mendistribusikan 1.000 bungkus makanan siap saji setiap hari.

“Saat ini kita sudah dirikan dua tenda besar. Makanan siap saji didistribusikan masing-masing 500 bungkus siang dan sore hari,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Aji Antoko, di lokasi, Minggu (26/8/2018).

Dijelaskan Aji, bantuan yang sudah didistribusikan berupa 20 lembar matras, enam lembar terpal, 12 paket kid ware, 18 paket lansia, 18 paket khusus, 60 paket sandang, 100 lembar selimut, 60 stel seragam SD, 20 stel seragam SMP, 10 stel seragam SMA, “Dan 100 paket peralatan mandi,” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau mengunjungi lokasi Penanganan korban kebakaran, menyerahkan secara simbolis bantuan selimut dan pakaian sekolah. “Kepada orang tua, saya berharap agar tetap mendorong anak-anak bersekolah. Anak-anak harus terus sekolah,” tegas Syamsudin.

Syamsudin juga meminta UKPD terkait untuk mendata dan memberikan solusi kebutuhan mendesak warga yang tertimpa bencana. “Terutama kebutuhan sekolah anak. Harus dipastikan berapa siswa yang butuh pakaian sekolah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 150 bangunan semi permanen.

Walau tidak sampai menyebabkan korban jiwa maupun luka berat, kebakaran mengakibatkan kerugian sekitar Rp 500 juta dan 200 KK kehilangan tempat tinggal.

“Dugaaan awal kebakaran dipicu korsleting listrik. Pemadaman kita kerahkan 16 unit pemadam,” tandasnya.

Penulis: Pahala Simanjuntak,
Editor: Hendrik JS

Previous articleKemenhub Siap Gratiskan Ongkir Bantuan Gempa Lombok
Next articleBNN dan Polri Diminta Tutup “Jalur Tikus” Penyelundupan Narkoba