Menteri PANRB Minta Pejabat ASN Tiru Pilot Pesawat Tempur

Menteri PANRB, Asman Abnur melantik 35 Pejabat di lingkungan Kementerian PANRB, di Jakarta, Jumat (6/7/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengingatkan kepada pegawai Aparatur Sipil Negara, khususnya para pejabat pimpinan tinggi, bahwa jabatan bukan kebanggaan, tetapi merupakan wujud kepercayaan, sebab dalam jabatan itu mengandung risiko dan tanggung jawab.

Asman pun mewanti-wanti para pejabat Kementerian PANRB yang baru dilantik agar tidak terlena, namun harus selalu berinovasi dan melakukan terobosan serta berani ambil risiko. Selain itu, Asman juga meminta jajarannya tidak hanya menjadi penghubung saat bertugas yakni hanya sekedar menyampaikan masalah dan risiko dari bawah ke atasannya.

“Kalau hanya ingin berada di zona nyaman, tak perlu menjadi JPT. Kalau tak siap ambil risiko, jangan mimpi bisa berhasil,” ujarnya saat mengambil sumpah dan melantik 35 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Asman pun menganalogikan seorang pemimpin ini sebagai pilot. “Kalau mau jadi pilot jangan menjadi pilot helikopter, tetapi jadilah pilot pesawat tempur,” ujarnya.

Dijelaskan Asman, bahwa pilot helikopter, kalau mau terbang selalu melihat cuaca. Kalau cuacanya buruk tidak mau terbang. Tetapi kalau pilot pesawat tempur tidak begitu memperhatikan cuaca, karena harus bertempur dan selalu siap mengambil risiko.

Saat ini, lanjut Asman, apa yang dilakukan Kementerian PANRB selama ini sudah banyak dirasakan oleh stakeholders, baik kementerian, lembaga maupun pemda. Kementerian PANRB selalu bersinggungan dengan seluruh kementerian/lembaga dan pemda, karena pasti ada peran dari Kementerian PANRB.

“Mulai dari kelembagaan, tata kelola pemerintahan, SDM, akuntabilitas kinerja, hingga pelayanan publik. Semua itu bisa terjadi karena kita bekerja teamwork yang kompak. Bukan mengandalkan kemampuan individu,” tegasnya.

Wujud Tanggungjawab
Menteri PANRB Asman Abnur berpesan agar para pejabat yang mengisi posisi baru untuk menjalankan tugas dan fungsi dengan baik, sebab jabatan yang diamanahkan merupakan tanggung jawab yang dipercayakan oleh negara.

“Jabatan bukan suatu yang bisa dibanggakan, namun jabatan merupakan wujud tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara kepada saudara dan diharapkan dapat menjalankannya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Menteri Asman juga berpesan agar para pejabat yang dilantik cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga tugas dan fungsinya dapat berjalan dengan lancar.

Dari 35 pejabat yang dilantik, enam pejabat diantaranya merupakan JPT Pratama atau eselon 2. Dua pejabat diantaranya merupakan hasil rotasi, yakni Sekretaris Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana diisi T. Eddy Syah Putra, kemudian Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur diisi Herman Suryatman, yang sebelumnya Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik.

Sedangkan empat pejabat lain merupakan hasil seleksi terbuka, yakni Kepala Biro Manajemen Kinerja, Organisasi dan Kerjasama (MKOK) Hidayah Azmi Nasution, Inspektur Kementerian PANRB Budi Prawira.

Dua jabatan lain adalah Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Umum (SDMU) Sri Rejeki Nawangsasih, dan Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HKIP) Mudzakir. Kedua pejabat terakhir merupakan wajah baru, yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dari Kementerian Luar Negeri.

Editor: Hendrik JS

Previous articleMalam ini Rekonstruksi Tol Japek Dimulai, Cek Lokasi dan Waktunya
Next articleJabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here