Menteri ATR/BPN: PNS Harus Mampu Bawa Perubahan

Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia,Sofyan A. Djalil.

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil mengatakn Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus bisa membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Setiap PNS harus dapat meninggalkan legacy ditengah-tengah masyarakat, ” Demikian ujar Sofyan saat memberikan ceramah kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian ATR/BPN di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat), Cikeas Udik, Senin (25/6).

Menurut Sofyan bahwa sistem perekrutan PNS saat ini memberikan kesempatan bagi setiap orang. Hal tersebut dimungkinkan karena setiap orang yang melamar PNS harus melalui proses yang terstruktur sedemikian rupa sehingga nantinya akan terpilih PNS yang berkualitas.

“Melalui sistem perekrutan merrit system, diharapkan setiap PNS nantinya dapat membuat perubahan di masyarakat. Melakukan sesuatu untuk perubahan yang lebih baik untuk bangsa dan negara,” kata Sofyan.

Sofyan memuji bahwa banyak orang yang diterima di Kementerian ATR/BPN memiliki potensi dan juga pintar. Namun, Sofyan mengungkapkan bahwa banyak anak-anak pintar di Indonesia memiliki watak yang jelek. Watak tersebut yakni tinggi hati, tidak bisa bekerjasama dengan orang lain serta tidak mau menerima kritik.
“Umumnya mereka hanya memiliki Intelligence Quotient (IQ) yang tinggi. Padahal untuk menilai kepintaran seseorang, tidak cukup IQ saja. Kita juga harus memiliki Emotional Quotient (EQ),” ungkap Sofyan.

“Melalui EQ, setiap orang mau mendengarkan aspirasi orang lain dan mampu bekerjasama dengan orang lain” tambah Sofyan.

Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian ATR/BPN Gelombang Ketiga ini diikuti oleh 265 orang peserta yang berasal dari Golongan II dan III.

Editor: Idul HM

Previous articleKPK Dinilai Wajar Tak Fasilitasi Hak Suara Tahanan
Next articlePDIP Optimis Jokowi Dua Periode Meski Jagoannya Kalah di Pilkada