
Jakarta – PONTAS.ID – Memasuki era pesatnya teknologi, memicu masyarakat akan kecepatan informasi yang akurat dan pelayanan baik termasuk dari pemerintah. Kantor Badan Pertanahan Nasional pastikan kerja keras menyelesaikan sertipikat untuk masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih,” ujar Presiden RI, Joko Widodo usai menyerahkan 3.026 sertipikat tanah kepada masyarakat di Asrama Haji, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/5).
Selain itu, Presiden meminta agar sertipikat itu diberikan secara cepat kepada masyarakat. Alasannya, karena saat ini banyak terjadi sengketa tanah.
“Setiap Saya ke desa, ke daerah. Tidak hanya di Bekasi dan Bogor saja tapi diseluruh provinsi di Indonesia, banyak terjadi sengketa tanah,” ungkap Jokowi.
Lebih lanjut, sengketa tanah yang terjadi biasanya antara masyarakat dengan perusahaan, antar anggota masyarakat serta antar anggota keluarga.
“Jika kita memiliki sertipikat tidak ada orang yang mengaku-aku tanah milik kita. Karena di sertipikat memuat lengkap data pemilikinya,” kata Presiden.
Menutup sambutannya, Presiden berpesan jika ingin mengagunkan sertipikat hendaknya dihitung secara matang. “Jangan untuk beli mobil. Karena kerennya cuma 6 bulan. Habis itu, jika tidak bisa membayar pinjaman, sertipikat kita disita oleh bank,” himbau Presiden.
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan A. Djalil melaporkan bahwa sertipikat tanah yang diserahkan sebanyak 3.026 sertipikat tanah dengan jumah masyarakat yang hadir sebanyak 3.026 orang.
“Masyarakat yang hadir berasal dari Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi serta Kota Administrasi Jakarta Timur,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.
Masyarakat yang hadir pada kegiatan ini mengaku senang dan bahagia. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI dan Kementerian ATR/BPN. Salah satunya Aminah (45), ibu rumah tangga, berasal dari Ciketing, Kabupaten Bekasi. Ia mengaku senang karena telah menerima sertipikat.
“Saya senang sekali karena dapat sertipikat ini. Prosesnya cepat serta biayanya gratis. Saya berharap banyak masyarakat Indonesia juga yang mendapat sertipikat seperti saya. Terima kasih Pak Jokowi. Terima kasih BPN,” kata Aminah.
Editor: Idul HM



























