Luhut: DPR Sudah setujui Anggaran Pertemuan Tahunan IMF-World Bank

Persiapan Pertemuan Tahunan IMF-WB Bali 2018

Jakarta, PONTAS.ID – Dalam jumpa pers di gedung IMF Menko Maritim Luhut Pandjaitan menegaskan sampai sejauh ini tidak ada persoalan serius dalam mempersiapkan Annual Meeting IMF-World Bank di Bali Oktober mendatang.

Seluruh budget untuk Pertemuan Tahunan di Bali nanti telah dialokasikan sejak 2015 ketika Indonesia terpilih menjadi negara penyelenggara.

“Kami sudah diskusikan dan berkoordinasi dengan DPR, semua biaya dan pengeluaran telah dihitung dengan detil dan efisien sesuai dengan standar penyelenggaraan event internasional,” ujar Menko Luhut, Seperti dikutip PONTAS.ID dari keterangan resmi, Humas Kemenko Maritim di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Menurut Luhut, Pertemuan tahunan ini membawa dampak positif bukan hanya saat acara namun juga dalam jangka panjang terutama memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Pembangunan infrastruktur bukan hanya untuk delegasi pertemuan tapi juga untuk masyarakat Indonesia dan khususnya warga Bali.

Lanjut Luhut, ini Juga akselerasi pembangunan akan dirasakan oleh daerah destinasi pariwisata seperti di Labuan Bajo, Banyuwangi, Borobudur, Mandalika dan Danau Toba. Hal ini akan meningkatkan turis ke daerah-daerah tersebut. Pemerintah Indonesia juga akan membawa isu sampah laut dimana hal ini akan menjadi perhatian semua negara. Lalu akan ada diskusi mengenai waste energy salah satu bahasan yang diharapkan hasilnya bisa mendatangkan investasi.

“Terakhir seluruh pengeluaran pertemuan ini akan memberikan benefit bagi masyarakat seperti komputer yang digunakan setelah pertemuan akan disumbangkan ke berbagai sekolah di Bali dan Lombok yang tidak mempunyai komputer.” ungkapnya.

Sampai saat ini yang telah mendaftar sekitar 10 ribu terdiri bukan hanya delegasi tapi juga keluarga para peserta. Mereka akan disuguhkan budaya, keindahan destinasi pariwisata, kuliner dan terutama ramah tamah bangsa Indonesia.

“Saat menuju ke ruangan ini saya mendapat informasi dari kementerian pariwisata selama pertemuan Annual Meeting Spring di Washington ini sudah mendaftar 1000 peserta yang akan membawa keluarganya,saya kaget mendengar kabar ini ,” ungkap Menko Luhut.

Sedangkan isu keamanan menurut Menko Luhut tidak ada negara yang kebal terhadap kemungkinan gangguan keamanan namun pihak aparat telah melakukan persiapan yang terbaik.

Sedangkan untuk persiapan fasilitas teknologi Menkominfo Rudiantara menyatakan bahwa bandwith paling besar akan ada dalam pertemuan di Bali.Karena akan ada 12 ribu staf IMF World Bank yang akan bekerja disana dan sekitar 1000 jurnalis yang meliput belum termasuk delegasi.

Selain itu panitia akan menyediakan sekitar 700 komputer untuk digunakan oleh jurnalis meskipun kebanyakan wartawan membawa laptop. selain itu panitia akan menyediakan transportasi di sekitar lokasi pertemuan untuk jurnalis yang tidak menginap di daerah Nusa Dua.

Editor: Idul HM

Previous articleKelola Garam Secara Holistik, Jangan Terjebak Dalam Politisasi
Next articleJaring Wisatawan, Banjarmasin Roadshow ke Jawa Tengah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here