DHS/Sihar Janjikan Sumut Bersih dan Transparan

Pasangan Cagub dan Cawagub Sumut Djarot-Sihar

Medan, PONTAS.ID – Calon Gubernur Sumatera Utara yang diusung oleh parta PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyampaikan bahwa tidak boleh ada upaya untuk menyeragamkan maupun menjadikan Indonesia homogen, karena hal itu bertentangan dengan Pancasila. Menurutnya hal ini karena Tuhan Yang Maha Esa menciptakan alam Indonesia yang kaya raya. Kaya dengan suku dan agamanya yang berbeda.

Djarot yang memiliki pengalaman dalam memimpion sebuah kota, mengatakan meski dirinya berasal dari suku Jawa namun dalam bingkai berbangsa dan bernegara semuanya adalah saudara.Tak lupa Djarot juga mengucapkan rasa syukur karena Indonesia memiliki beragam suku, budaya yang belum tentu dimiliki oleh bangsa lain.

“Saya memang orang Jawa, saya Muslim. Meskipun saya Jawa dan Muslim, tapi disatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita saudara sebangsa dan setanah air. Keanekaragaman budaya, suku, agama itulah sesungguhnya kekayaan kita,” kata Djarot selaku Cagub Sumut, Medan, Selasa, (17/4/18).

Dalam kesempatan ini Djarot menyelipkan pepatah, lain lubuk lain ikannya, di mana tanah (bumi) dipijak di situ langit dijunjung. “Itu pulalah makna semboyan bangsa kita,” pangkasnya.

Lebih lanjut Djarot pun menyampaikan harapannya janjinya dalam Pilgub Sumut nanti, agar dia dan Sihar mendapat dukungan dari masyarakat maupun seluruh kader partai pengusung PDI-P dan PPP memenangkan pasangan nomor urut 2.

Djarot juga berkomitmen untuk menciptakan Sumatera Utara bersih dan transparan. Komitmen akan dibuktikannya jika masyarakat memberikan amanah dan kepercayaan menjabat gubernur pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang. “Membangun Sumut yang hebat, bersih dan transparan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Ini janji kami,” ungkap Djarot.

Previous articleSindiran Partai Setan oleh Amien Rais Hal Biasa
Next articlePrabowo Didesak Tunjuk Cawapres dari PKS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here