DPR Bahas Penanggulangan Terorisme Hingga Rohingnya di IPU Jenewa

DPR menghadiri sidang IPU ke-138 di Jenewa Swiss (ist)

Jenewa, PONTAS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menghadiri Sidang The Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-138 di Jenewa, Swiss. Dalam sidang, DPR membahas penanggulangan terorisme hingga masalah di Rohingya.

Sidang IPU kali ini dihadiri 146 negara yang di antaranya turut serta 69 ketua parlemen dari masing-masing negara di Gedung CICG, Jenewa, Swiss, Sabtu (24/3/2018).

Perwakilan DPR antara lain dihadiri Ketua DPR Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah, anggota DPR Ahmad Sahroni, Muhammad Misbakhun, Agun Gunanjar Sudarsa dan Johnny Plate.

Sidang yang dihadiri total 1.539 anggota delegasi ini membahas perlindungan untuk pengungsi dan migrasi internasional. Dalam persidangan, Bamsoet meminta anggota IPU memberikan dukungan terhadap pencalonan Indonesia menjadi anggota tak tetap Dewan Keamanan PBB pada 2019-2020.

“Isu lain yang menjadi diskusi hangat dalam pertemuan bilateral itu antara lain, penanggulangan terorisme, kejahatan kemanusiaan dan pengungsi Rohingya di Bangladesh. Dimana Indonesia terus mendesak pemerintah Myanmar untuk menciptakan stabilitas dan menghentikan kekerasan di Rukhine. Bahkan Indonesia mendorong Myanmar melaksanakan rekomendasi Komisi Kofi Annan,” tutur Bamsoet.

Terhadap Ketua Parlemen Vietnam Nguyen Thi Kim Nga, Bamsoet berharap Vietnam bisa bekerja sama dalam pemberantasan penangkapan ilegal dan meningkatkan target nilai perdagangan Indonesia-Vietnam menjadi US$ 10 miliar pada tahun 2018 melalui kerja sama di bidang automotif.

“Kepada Ketua Parlemen Turki Ismail Kahraman yang merupakan salah satu orang terkuat di Turki, saya mengajak agar Turki dan Indonesia terus bekerjasama dalam mengatasi krisis Rohingya khususnya di forum OKI,” jelas Bamsoet.

Previous articleIndonesia Janjikan Permainan Cepat dan Rapat
Next articleCuri HP Pegawai Baznas, Warga Bontoala Dicokok Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here