Kasus KDRT di Tamalanrea, Suami Istri Jadi Tersangka

Kasus KDRT, suami istri saling lapor di Polsek Tamalanrea, Makassar

Jakarta, PONTAS.ID – Polsek Tamalanrea, Polrestabes Makassar dalam menegaskan penanganan kasus KDRT (Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga) antara terlapor Sahabuddin selaku suami dari pelapor, Karmila, telah sesuai sesuai prosedur. Selain itu, Kepolisian juga menerapkan asas equality before the law (semua sama dihadapan hukum) menangani kasus ini.

“Penanganan kasus ini diawali ketika Karmila melaporkan suaminya yang diduga melakukan KDRT ke Polsek Tamalanrea pada Selasa (16/1/2018) lalu,” jelas Panit 1 Reskrim Polsek Tamalanrea, Ipda Sainal Abidin, kepada wartawan, Kamis (18/1/2018).

Saat ini, lanjut Sainal, status terlapor telah ditingkatkan menjadi tersangka, “Setelah dilakukan proses lidik maka lelaki Sahabuddin ditingkatkan statusnya menjadi tersangka dan saat ini sudah dilakukan pelimpahan ke kejaksaan dan sudah menjadi tahanan kejaksaan,” ungkap Sainal.

Ditambahkan Sainal, saat Sahabuddin dalam proses penyelidikan, Sahabuddin juga melaporkan istrinya Karmila dengan kasus penganiayaan terhadap dirinya di Polsek Tamalanrea.
“Setelah laporan Sahabuddin diterima, langsung melakukan visum di Rumah Sakit dengan diantar oleh anggota piket Polsek Tamalanrea pada saat itu juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Tamalanrea Kompol Syamsul Bakhtiar,SE., MH juga menjelaskan, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terlapor Karmila serta melakukan gelar perkara, status Karmila juga ditingkatkan menjadi tersangka.

“Ditingkatkan jadi tersangka namun tidak ditahan dengan pertimbangan, penasehat hukumnya menjamin akan menghadirkan sewaktu-waktu jika diperlukan untuk proses sidik”, terang Bakhtiar. (Knt)

Editor: Hendrik JS

Previous articleKetua Komisi II, Menyatakan Tidak Boleh Ada Penjualan Pulau
Next articlePertamina Salurkan Gas ke Negara Asia Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here