Buntut Polwan Bakar Suami, Polri Janji Perangi Judi Online

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Santiko, di Mabes Polri, saat menyampaikan keterangan kepada wartawan, Selasa (11/6/2024) //Foto: Humas Polri

Jakarta, PONTAS.ID – Polri kembali menegaskan akan melakukan pemberantasan judi online yang telah meresahkan masyarakat belakangan ini. Penegasan ini menyusul kasus polisi wanita (polwan) Briptu Fadhilatun Nikmah membakar suaminya yang juga seorang polisi di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

“Mabes Polri memberikan asistensi dalam penyidikan kasus polwan membakar suaminya yang juga seorang polisi di Mojokerto,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Santiko, di Mabes Polri, Selasa (11/6/2024).

Polri, kata Trunoyudo berkomitmen untuk memberantas judi online di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Melalui UU Harkamtibmas, Polri akan melakukan perlindungan, pelayanan sekaligus penegakan hukum.

“Tentu Polri dalam hal ini secara fungsi Bareskrim adalah salah satu sub Satker daripada Polri yang melakukan proses Penegakkan hukum. Dimana UU Harkamtibmas, perlindungan pengayoman, dan pelayanan tentu juga ada penegakan hukum,” ucapnya.

Dijelaskan Trunoyudo, langkah Bareskrim adalah melakukan penindakan hukum jika terjadi Kamtibmas. Tujuannya adalah untuk memberi rasa Aman dan nyaman di tengah masyarakat.

“Langkah-langkah setiap Penegakkan hukum tentu akan dilakukan oleh Bareskrim dalam melihat adanya gangguan Kamtibmas yang ditimbulkan atau dimunculkan karena adanya gangguan nyata yang sifatnya kejahatan,” kata Trunoyudo.

Sebagai informasi, kasus ini terjadi di garasi rumah dinas Aspol Mojokerto pada Sabtu (8/6/2024), sekitar pukul 10.30 WIB. Aksi polwan membakar suaminya ini lantaran cekcok masalah gaji ke-13 yang berkurang banyak.

Korban sempat dirawat di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo karena menderita luka bakar sekitar 90% sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Briptu Fadhilatun Nikmah yang membakar suaminya, telah ditetapkan sebagai tersangka. Briptu Fadhilatun telah ditahan dan dijerat pasal KDRT,” pungkasnya.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleTransformasi dan Inovasi China Fantastik, Bamsoet: RI Kalah Jauh
Next articleKomite IV DPD Rapat dengan Kemenkeu hingga Bappenas Bahas RPJMN 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here