KPK Bidik  Fredrich dan Hilman Terkait Setnov

Fredrich Yunadi, pengacara terdakwa e-KTP, Setya Novanto,

Jakarta, PONTAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah pengacara kondang Fredrich Yunadi dan mantan kontributor MetroTV, Hilman Mattauch bepergian ke luar negeri untuk enam bulan ke depan. Keduanya dicegah terkait kasus yang membelit Setya Novanto (Setnov).

Selain itu, KPK juga mencegah mantan ajudan Setnov, AKP Reza Pahlevi dan seorang bernama Achmad Rudyansyah.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan surat pencegahan sudah dilayangkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. “Dicegah ke luar negeri selama enam bulan terhitung sejak 8 Desember 2017,” kata Febri lewat kepada wartawan, Selasa (9/1/2018).

Febri mengatakan pencegahan mereka berempat dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan penyidikan perkara korupsi, “Keterangan mereka dibutuhkan dan pada saat dipanggil sedang berada di Indonesia,” tutur Febri.

Halangi Penyidikan
Febri mengatakan pencegahan Fredrich, Hilman, Reza, dan Achmad sudah sesuai dengan Pasal 12 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

KPK diketahui tengah menyelidiki dugaan menghalang-halangi pengusutan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto sebagai terdakwa.

Salah satu hal yang didalami adalah terkait hilangnya Setnov saat akan ditangkap penyidik KPK di kediamannya pada 15 November 2017 silam. Saat KPK mendatangi rumah Setnov, ada Fredrich yang hadir menemui.

Kemudian saat Setnov menghilang seharian, ternyata malmnya Setnov mengalami kecelakaan mobil bersama Hilman di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Fredrich pun langsung datang mendampingi Setnov yang dibawa ke Rumah Sakit.

Penyelidikan tersebut terkait dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here