Pangkalan Bun, PONTAS.ID – Baru-baru ini, warga Kotawaringin Barat (Kobar) digegerkan dengan penemuan puing logam berukuran besar di Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Kalimantan Tengah. Puing logam itu diduga merupakan serpihan roket ruang angkasa milik China.
Tenaga Ahli Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Mashuri, memastikan bahwa bukan ranah lembaganya untuk memastikan kebenaran benda tersebut. Adapun, untuk menindaklanjutinya, akan dibentuk tim dari Forkopinda Kobar dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

“Yang sebelumnya melakukan pertemuan dengan Tim FKPD Kobar di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar yang dipimpin Asisten 1 Bupati Pemda Kobar Tengku Alisahbana yang bertujuan untuk membantu penanganan penemuan serpihan roket yang nantinya ditangani Tim dari LAPAN,” kata Masruri, yang tiba di Pangkalan Bun, Rabu (6/1/2021)
Masruri memastikan, benda yang jatuh dari angkasa tersebut bukan pesawat udara transportasi sipil maupun militer.
“Dalam hal ini yang berwenang untuk investigasi serpihan roket ini adalah ranah dari LAPAN, jadi terkait pemeriksaan juga akan dilakukan oleh lembaga ini,” terangnya.
Kemudian, Masruri menerangkan, saat ini semua benda temuan sudah bisa diangkut dan diamankan di Pos TNI AL Kumai.
“Kecuali, untuk serpihan roket yang berukuran besar, masih berada di lokasi penemuan. Hal ini karena untuk menentukan kapan benda tersebut bisa diangkut ke Kumai, masih menunggu petunjuk dari Tim LAPAN,” pungkasnya.
Penulis: Riduan HD
Editor: Riana




























