Cegah Calo Rusun, Kepala UPRS Pesakih Bentuk Satgas

Rumah Susun Sewa, Pesakih, Jakarta Barat

Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Pesakih Daanmogot Jakarta Barat, Lily Mulyono, telah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk mencegah aksi percaloan oleh oknum-oknum tertentu terhadap calon penghuni rusun.

“Meskipun informasi percaloan itu belum terbukti, tapi kami tidak mau kecolongan. Karena setiap warga DKI Jakarta yang memenuhi syarat dan mengikuti prosedur, berhak menghuni rusun. Tanpa biaya apapun!” tegas Lily saat ditemui PONTAS.id di ruangannya, Selasa (27/10/2020).

Dia meyakini, sepanjang pengamatannya selama menjabat Kepala UPRS di Rusun Pesakih, dengan mekanisme pengawasan yang melekat serta sistematis, praktik-praktik percaloan rusun kecil kemungkinannya terjadi.

“Kemungkinannya sangat kecil dan tidak mungkin masyarakat yang ingin tinggal di Rusun ini harus mengeluarkan kocek hingga 35 juta, karena disini kami menerima calon penghuni sesuai dengan data waiting list (daftar tunggu) dan sudah diverifikasi sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Lily.

Terlebih selama kepemimpinannya, dirinya kata Lily secara rutin selalu mengingatkan pegawai hingga tenaga PJLP untuk menghindarkan diri dari kegiatan-kegiatan percaloan.

“Jika terbukti, akan langsung kami periksa kalau dia PNS. Kalau PJLP langsung kita putus kontraknya saat itu juga. Sebab, pungli itu sudah masuk ranah pidana, jadi tidak ada ampun,” katanya.

Penulis: Deddy Muttaqin
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleGaruda Putus Kontrak 700 Karyawannya
Next articleDPR Dorong Kesiapan UMKM ‘Go Online’