Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham mayoritas PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. merombak jajaran direksi perseroan sejalan dengan upaya peningkatan kinerja perseroan, Selasa (24/4/2018).
Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Puspita Anggraeni menjelaskan bahwa rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) kinerja 2017 telah menyepakati perubahan pengurus perseroan. Posisi Bintang Perbowo selaku Direktur Utama perseroan digantikan oleh Tumiyana yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk.
“Bintang Perbowo telah menyelesaikan masa jabatan selama dua periode. Pada hari ini, telah diangkat jajaran Direksi yang baru,” kata dia dalam keterangan resminya yang diterima PONTAS.id, Rabu (25/4/2018).
Selain mengganti posisi Direktur Utama, sambungnya, Wijaya Karya juga mengangkat dua direksi baru. Agung Budi Waskito, ditunjuk sebagai Direktur Operasi I.
Selanjutnya, dia menyebut dilakukan penambahan jajaran direksi yang bertanggung jawab terhadap Quality, Health, Safety, dan Enviroment (QSHE). Posisi tersebut diisi oleh Danu Prijambodo.
“Posisi tersebut sebelumnya sudah ada namun belum berada di level direksi,” imbuhnya.
Berikut ini susunan Direksi Wijaya Karya hasil RUPST, Selasa (24/4):
Direktur Utama: Tumiyana
Direktur Keuangan: Antonius N.S. Kosasih
Direktur Operasi I: Agung Budi Waskito
Direktur Operasi II: Bambang Pramujo
Direktur Operasi III: Destiawan Soewardjono
Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem: Novel Arsyad
Direktur Quality, Health, Safety, dan Enviroment: Danu Prijambodo
Editor: Hendrik JS




























