PISS Berikan Dukungan Kepada DJOSS

Pemuda Islam Siantar Simalungun Dukung Djoss untuk Membangun Sumut, (Foto:Ist)

Medan, PONTAS.ID – Beberapa element masyakarat dari kalangan manapun di Sumatera Utara didominasi mendukun Cagub dan Cawagub Djarot/Sihar, ini pun dibuktikan oleh dukungan pemuda Islam buat pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus menguat. Kali ini datang dari kalangan Siantar Simalungun.

Pembina Relawan Pemuda Islam Siantar Simalungun (PISS), Syaiful Amin Lubis mengungkapkan ada tiga poin yang menjadi alasan. Pertama, rekam jejak yang dimiliki Djarot Saiful Hidayat, yang pernah menjabat anggota DPRD tingkat II, kemudian menjadi Walikota Blitar 2 periode. Lalu, menjadi anggota DPR RI, menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta serta menjadi Gubernur DKI Jakarta. “Ini sudah terbukti. Tidak diragukan lagi,” kata Saiful Amin Lubis selaku Pembina Relawan Pemuda Islam Siantar Simalungun (PISS), Medan, Jumat, (23/3/18).

Lalu, pasangan nomor urut 2 yang biasa disingkat Djoss inni dianggap mengusung jargon menarik untuk kawula muda. Syaiful merasa pihaknya amat tertarik sekaligus tertantang dengan hasrat mengubah stigma negatif tentang Sumut. Misalnya plesetan Sumut dari semua urusan mesti uang tunai menjadi semua urusan mudah dan transparan.

Ketiga, lanjutnya, PISS yakin tak mau terkontaminasi dengan isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) yang berkembang di Indonesia. Apalagi, mereka punya kontrak politik dengan PPP yang sangat memperhatikan keummatan.

“Inilah poin penting bagi kami sehingga kami siap memenangkan DJOSS. Dan yakinlah, 70 persen perolehan suara di Siantar-Simalungun bisa tercapai,” sebutnya.

Dengan diusung PDI Perjuangan dan PPP, maka PISS pun satu hati menyatakan dukungannya. Syaiful lantas menunjuk sosok Wakil Sekjen DPP PPP Muzakhir Rida yang juga mantan Ketua Badan Koordinasi HMI Sumatera Utara sebagai tokoh Islam di Sumut. Menurut Syaisul, Muzakhir dikenal punya banyak jaringan ke titik simpul-simpul jaringan aktifis masjid dan LSM di provinsi ini.

Menanggapinya, Muzakhir sendiri terkesan malu-malu atau diplomatis. “Bukan karena saya banyak mengenal simpul-simpul jaringan aktifis di Sumut. Tidak begitu,” ujarnya. “Saya memang kenal hampir sebagian besar pembina aktifis kepemudaan di Sumut, namun pertimbangan memberikan dukungan kepada pasangan Djossini lebih banyak karena kesesuaian pikiran mereka dengan apa yang disampaikan Djarot maupun Sihar secara terbuka di berbagai kesempatan,” sebutnya lagi

Dia merasa keterlibatan PISS memberikan dukungan kepada paslon nomor urut 2 ini tidak lain dari hasil analisa. “Mereka (PISS) kan bilang mempelajari dan mencari sendiri informasi tentang Djarot-Sihar, tentang apa yang menjadi target koalisi PPP dan PDIP,” sebut Muzakir sembari tersenyum.

“Bahwa pemilih muda di Sumut dengan latar belakang suku dan agama apa pun, kini sudah jauh lebih cerdas dalam menentukan pilihan maupun keberpihakannya,” tambahnya. “Karena mereka merasa sesuai dan cocok dengan apa yang dikampanyekan Mas Djarot itu cocok dengan keinginan mereka,” timpalnya lagi.

Previous articleDPR Prihatin Data Pengguna FB AS Bocor
Next articleAmien Rais Sebut Lahan Dikuasai Asing, Greenomics Bilang Tidak, Begini Faktanya