Pasuruan, PONTAS.ID – Dalam rangka peningkatan pengetahuan peternak dan menjaga ketersediaan ternak bagi masyarakat di kabupaten Pasuruan, serta menjaga sumber daya genetik plasma nutfah asli Kabupaten Pasuruan perlu dilakukan upaya alih teknologi bagi peternak.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Diana Lukita Rahayu mengatakan, melalui bidang produksi telah mengadakan kegiatan rutin kunjungan Tekhnis alih teknologi ke Unit Pengelola Tekhnis Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur guna mengadakan pelatihan dan bimbingan Managemen pemulihan genetik ternak melalui recording yang benar.
Guna mendukung kegiatan optimalisasi ketersediaan plasma nutfah ternak asli kabupaten Pasuruan Dinas Peternakan mengajak beberapa kelompok yang bergerak di bidang ternak tertentu ke UPT yang dipilih.
“Kegiatan yang dilaksanakan mengikutkan beberapa peternak dari Kecamatan terpilih antara lain Kecamatan Gempol, Purwosari, Sukorejo, Pasrepan, Gondang wetan, Kejayan, kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22, 23, 24 dan 25 November 2022,” ucap Diana pada Kamis (1/12/2022).
Ia juga menjelaskan bahwa kunjungan dilaksanakan di Kabupaten Kediri yang mana di lokasi tersebut sudah mampu mengembangkan ternak Tik Tok (persilangan Itik dan Entok) melalui inseminasi buatan pada Itik sehingga terbentuk Itik dengan perawakan besar seperti Entok tapi postur tubuh berdiri seperti Itik, dari persilangan keduanya didapatkan ternak yang mempunyai daging dengan karkas banyak akan tetapi daya tahan terhadap perubahan cuaca serta daya tahan terhadap penyakitnya jauh lebih tinggi dari itik.
Harapan ke depannya ternak Tik Tok dapat berkembang dan diusahakan di semua peternak unggas di Kabupaten Pasuruan sehingga dapat memenuhi kebutuhan daging bagi masyarakat dengan harga terjangkau,” harapnya
Penulis: Abdullah
Editor: Rahmat Mauliady




























