Cegah Gizi Buruk, Pemkab Pasuruan Gencarkan ‘Gemarikan’

Pasuruan, PONTAS.ID – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menargetkan angka konsumsi ikan (AKI) masyarakat sebesar 40 kilogram/kapita/orang tahun ini.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf mengatakan, untuk mencapai target tersebut, berbagai upaya dilakukan agar masyarakat menjadikan ikan sebagai lauk utama yang dihidangkan setiap harinya.

Salah satunya dengan intens menggalakkan Gerakan masyarakat makan ikan (Gemarikan) ke sejumlah taman kanak-kanak (TK), PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan SD (Sekolah Dasar) di Kabupaten Pasuruan.

Istri Bupati Irsyad Yusuf ini tak henti mengingatkan para wali murid agar mengenalkan ikan sebagai lauk utama, maupun menjadikan ikan sebagai makanan olahan yang dikemas dalam bentuk camilan.

“Ikan harus jadi lauk utama. Selain tersedia di mana-mana dan harganya juga terjangkau dari pada daging, ikan juga bisa dibuat camilan dan berbagai olahan yang bergizi,” kata Lulis

Dijelaskannya, mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein bergizi juga menjadi salah satu cara jitu dalam mencegah stunting atau gagal tumbuh kembang pada anak.

Hal itu disebabkan karena ikan memiliki kandungan gizi yang lengkap, yakni Omega-3 yang sangat relevan. Khususnya berkaitan dengan kecerdasan, dan memiliki peran penting bagi ibu hamil mulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), perkembangan otak anak-anak dibawah usia dua tahun (Baduta), usia remaja serta lanjut usia.

Ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein dan omega 3 sangat mendukung tumbuh kembang anak sampai dewasa, bahkan sampai lanjut usia. Untuk itu, Gerakan masyarakat makan ikan ini sangat relevan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, terutama menumbuhkan kreativitas dalam mengolah ikan untuk keperluan konsumsi,” jelasnya.

Selain itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alfi Khasanah saat di konfirmasi mengatakan bahwa ia berharap agar setiap keluarga di Kabupaten Pasuruan dapat selalu memperhatikan makanan yang bergizi dan seimbang sebagai keharusan yang harus diberikan dalam setiap menu keluarga.

“Tidak hanya kepada anak-anak sebagai pemenuhan gizi dalam pencegahan gagal tumbuh stunting, pentingnya memperhatikan nutrisi yang seimbang lewat makan ikan ini juga sangat dibutuhkan orang dewasa,” ungkapnya pada pontas.id Kamis (7/10/2021).

“Maka dari itu saya meminta masyarakat khususnya para ibu agar memasukan ikan dalam menu makanan sehari-hari agar anggota keluarga utamanya anak-anak bisa tumbuh sehat, kuat, cerdas, dan bergizi. Seperti yang dikatakan ibu Ny. Lulis Irsyad Yusuf di desa Karang Jati, Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan satu bulan lalu,” pungkasnya

Penulis: Abdullah
Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here