Respon Tembok SD Ambruk di Sergai, Kadisdik: Tulang Kau yang Ku Patahkan, Mau!

Sergai, PONTAS.ID – Dampak viral berita 3 murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 104301 di Dusun II Pasar Senen Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Sergai menderita luka-luka akibat tertimpa reruntuhan tembok kamar mandi sekolah, Rabu (18/10/2022).
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sergai, Suwanto Nasution ketika dikonfirmasi rekan wartawan, Jhoni Sitompul melalui selular, langsung naik pitam. Mirisnya, perkataannya itu rupanya direkam oleh beberapa wartawan lainnya, dan semakin runyam nasib mantan Kadis PUPR Sergai yang “lempar handuk putih” karena tak mampu menjadi Kadis PUPR ini.
“Selesai kami investigasi ke sekolah, konfirmasi dengan Kepala Sekolah dan bertemu dengan para orang tua korban, lalu aku teleponlah yang di-Pertuan Kadisdik ini,” kata Sitompul di halaman Polres Sergai kepada PONTAS.ID, Kamis (20/10/2022) petang.
Lalu dia bertanya, lanjut Sitompul yang akrab disapa Joko Tole ini, menanyakan perihal adanya salah satu korban yang menderita patah tulang.
“Awalnya dia mengaku belum dapat kabar soal kejadian ini dari Kasek atau Korwil SD, tapi tidak lama aku tanya soal itu dia marah-marah,” kata Jhoni
Dari rekaman suara percakapan keduanya, terdengar Suwanto naik darah dan melontarkan kalimat yang kurang pantas. “Kalau tidak ada yang patah, mau tulang mu yang ku patahkan?,” kata Jhoni sambil menirukan rekaman suara Suwanto.
Masih dengan nada tinggi,
Suwanto mengatakan jika pihaknya telah memberikan perawatan terhadap para siswa. Dia lantas meminta agar berita rubuhnya tembok sekolah untuk tidak dibesar-besarkan.
“Jangan kalian membesar besarkan berita patah tulang , itu ketimpa makanya dikusukkan, dan itu upaya kami. Jadi nggak usah dibesar besarkan,” tutur Suwanto.
Jhoni juga menjelaskan, ketika mewawancarai keluarga korban dirumahnya, yang tak jauh dari sekolah, terlihat Korwil Sad Sei Rampah, Riana br Sihombing memberikan kode (isyarat), agar tutup mulut dan jangan memberikan keterangan kepada wartawan.
Tindakan oknum Korwil Sei Rampah ini sempat dilihat oleh rekan wartawan yang turun ke lokasi, mereka sangat menyesalkan sikap oknum Korwil ini. Sementara itu hingga saat ini Suwanto enggan memberikan keterangan terkait permasalahan tersebut.
Polemik ini juga turut dikomentari
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, melalui Kepala Divisi Sipil dan Politik, Maswan Tambak memberikan tanggapannya kepada wartawan yang sedang bertugas menjalankan profesi jurnalistiknya.
“Respon Kadisdik Sergai itu sangat tidak mencerminkan perilaku yang baik sebagai pejabat pemerintah. Bagaimana bisa memimpin dinas pendidikan, kalau pernyataannya kasar dan mengancam begitu,” kata Maswan, Kamis (20/10/2022).
Menurut Maswan, harusnya Suwanto menjawab sesuai apa yang dia ketahui, tanpa harus marah apalagi melakukan pengancaman. Maswan mengingatkan setiap kerja jurnalis dilindungi undang-undang pers nomor 40 tahun 1999.
“Jawab sesuai apa yg dia ketahui saja, jangan malah mengancam balik. Seharusnya, jawab sesuai pengetahuan dan fakta di lapangan saja. Kalau tidak tau, sebagai Kepala Dinas ya harus cari tau dan harus tau. Jangan biasakan mengancam, jurnalis yang bertanya itu kan sedang menjalankan tugasnya sesuai undang-undang pers,” kata dia.
Maswan meminta kepada Bupati Sergai Darma Wijaya agar mengevaluasi kinerja mantan Kadis PUPR ini. “kok bisalah kembali dipakai jadi Kepala Dinas dua kali? padahal yang pertama saja “lempar handuk” karena tak mampu,” tutupnya.
Sebelumnya viral di media, pada hari Rabu (18/10/2022) para murid kelas 3 Sekolah Dasar tersebut, akan berolahraga.
Tiga orang siswa, Badrun (10), Arif Lamtoro (10) dan Firmansyah (10),pergi ganti baju dibalik tembok kamar mandi yang sudah tidak dipakai lagi, tiba-tiba tembok yang sudah lapuk ini runtuh, dan menimpa ketiga bocah murid SD ini.
Menurut Kepala Sekolahnya, Sri Harsini ketika dikonfirmasi mengatakan, setelah kejadian pihaknya bawa korban berobat ke salah satu Klinik/Bidan didekat sini, dan juga memanggil para orangtuanya.
“Karena luka si Badrun dianggap serius dan diduga ada yang keseleo, lalu kami bawa ke Dukun Kusuk Aloh di Desa Bogak, Kecamatan Teluk Mengkudu,” jelas Sri Harsini.
Penulis : Andy Ebiet
Editor : Fajar Virgyawan Cahya
Previous articleLomba Kecamatan Terbaik Provinsi Sumatera Utara, Tim Penilai Apresiasi Camat Air Batu
Next articleResmi Bertugas di Polda DIY, Pedang Pora Sambut Suwondo Nainggolan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here