Kasus Suap IMB, KPK Tetapkan Mantan Walkot Yogyakarta Sebagai Tersangka

Jakarta, PONTAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka mantan Walikota Yogjakarta terkait penerimaan suap perizinan pendirian bangunan apartement.

Sebelumnya, tersangka HS diamankan dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) dan sejumlah para pihak lainnya di Yogyakarta dan Jakarta pada Kamis (2/6/2022) kemarin.

“KPK melanjutkan ke tahap penyelidikan dan kemudian menemukan adanya bukti permulaan yang cukup untuk selanjutnya meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan,” ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/6/2022) sore.

Alex memaparkan, selama proses penerbitan izin IMB ini, diduga terjadi penyerahan uang secara bertahap dengan nilai minimal sekitar sejumlah Rp 50 juta dari ON untuk HS melalui TBY dan juga untuk NWH.

“Tersangka ditahan untuk waktu 20 hari terhitung mulai hari ini hingga 22 Juni 2022,” jelas Alex.

Alex memaparkan, HS ditahan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih, NWH ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, TBY ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur dan ON ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1.

Sebagai informasi, HS, NWH, dan TBY tersangka tersebut adalah penerima suap yang disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan, ON selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penulis : Fajar Adi Saputra

Previous articleMPR Ingatkan Pancasila Jangan Hanya Sekedar Hafalan Tanpa Implementasi Nyata
Next articlePemilik Senpi Beladiri Harus Memiliki Keterampilan Menggunakan Senjatanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here