Sergai, PONTAS.ID – Pelaksanaan Operasi Lilin Toba Tahun 2021 berakhir tadi malam, Minggu (2/1/2022) tepat pukul 00.00 WIB. Seluruh personel yang menempati Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pengawasan/Pelayanan),yang berada di empat titik yakni, Pos PAM di Kelurahan Simpang Tiga Pekan – Perbaungan, Pan tai Cermin, Kampung Pon (Seibamban) dan Dolok Masihul sudah ditiadakan.
Demikian dijelaskan oleh Kapolres Sergai AKBP Ali Machfud, didampingi Waka Polres, Kompol Syofyan, Kasat Intelkam AKP Siswoyo dan Kasat Res Narkoba, AKP Juriadi Sembiring dipelataran Mesjid Al Muhtadin, usai sholat Dzhuhur Senin (3/1/2022).
“Alhamdulillah situasi dan kondisi wilayah hukum (Wilkum) Polres Serdang Bedagai (Sergai), selama kurun waktu pelaksanaan Operasi Lilin Toba Tahun 2021 relatif aman dan kondusif. Angka kecelakaan lalu lintas dan tidak pidana kriminal bila dibandingkan tahun sebelumnya dilihat dari data yang ada jauh menurun,” ujarnya
Menurutnya, hanya ada satu kejadian Laka lantas yang mengambil korban jiwa, yakni antara pengemudi sepeda mo tor Suzuki GSX R1 150 BK 7229 DN dengan bus KUPJ di jalinsum Tualang kecamatan Perbaungan, pada hari Jum’at (31/12/2021) tengah malam.
“Supir bus KUPJ masih kita selidiki karena buron setelah kejadian. Untuk itu, saya atas nama pribadi dan Polres Sergai, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sergai karena telah membantu kami dengan mengikuti himbauan agar tidak melakukan kegiatan penyambutan malam Tahun Baru,” jelas AKBP Ali Machfud.
Sementara itu, Kabag OPS Polres Sergai, Kompol T. Manurung ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa hasil pemeriksaan personel di 4 titik Pos PAM kepada masyarakat ditemukan masih ada warga yang belum melaksanakan vaksinasi Dosis I dan Dosis II.
“Maka kita lakukan vaksinasi kepada mereka sebanyak 296 orang. Dan diantara mereka ini ada yang bukan warga atau bukan beralamat di Sergai,” jelas Kabag OPS.
Kompol T. Manurung juga menambahkan dikawasan wisata bahari yang berada di kecamatan Pantai Cermin, Perbaungan dan Teluk Mengkudu ramai dipadati warga yang memanfaatkan liburannya.
“Tetapi tetap kita pantau dan kita imbau agar para pengunjung dan pengelola usaha wisata agar secara ketat menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Manurung.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Rahmat Mauliady




























