Jakarta, PONTAS.ID– Praktisi Kontruksi, Edison Sihite menyoroti 17 sumur resapan yang berada di Gelangang Remaja Pancoran Jakarta Selatan. Pasalnya, pembuatan belasan sumur resapan itu dinilai hanya untuk mengejar target jumlah tanpa memperhitungkan standar teknis.
“Sumur resapan ini asal jadi, asal buat tempat, tidak sesuai tempat yang penting memenuhi volume kuantintas saja tidak ke unsur kualitas,” kata Edison kepada PONTAS.id, Senin (13/12/2021)
Edison pun mewanti-wanti, apabila tidak diperhitungkan secara teknis, 17 sumur resapan itu berpotesi merusak struktur maupun gedung Gelanggang Remaja Pancoran.
“Akibatnya, akan membuat struktur dinding bangunan akan semakin mudah rusak,” katanya.
Sementara itu Kepala Unit Pengelola Gelanggang Olahraga Pancoran, Aan Rustandi membenarkan salah satu sumur resapan tersebut menyebabkan tanah turun membentuk cekungan.
“Saya sudah koordinasi sama pemborong agar yang amblas cepat diperbaiki, sebelum di bangun sumur resapan juga sudah banyak yang amblas dari pintu masuk dan di belakang gedung,” katanya
Lanjut, Rustandi untuk menentukan titik sumur resapan Dinas SDA, “Bukan dari kami. Dari Dinas SDA turun langsung ke pemborong. Hanya saya sudah ingatkan ke pemborong jangan diperbanyak di pinggir gedung, karena rawan longsor,” ujarnya
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Ahmad Firdaus selaku penanggungjawab Gelangang Remaja, enggan memberikan komentar.
“Saya tidak mau berkomentar, sama staf saya aja,” ucapnya sambil berjalan menuju mobil dinasnya.
Pantauan PONTAS.id di lokasi, satu sumur resapan yang berada di samping gedung terlihat amblas membentuk lubang cekung.
Terlihat juga di depan halaman gedung pinggir pembatas berjejer sumur resapan dengan jarak kurang lebih 3 meter antara satu dengan yang lain.
Penulis: Yos Casa Nova F
Editor: Pahala Simanjuntak





























Itu yg ngomong siapa kah? Praktis konstruksi? Kontraktor maksudnya? Hadeuh