Kian Beringas dan Asal Gusur, DKI juga Caplok Lahan Milik Veteran

Jakarta, PONTAS.ID – Pembongkaran kios di Jalan Prof Dr Soepomo, RT.01/01, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan oleh Pemprov DKI terkesan beringas dan arogan. Pasalnya, saat pembongkaran pada Selasa (30/3/2021) lalu itu juga meluluh lantakkan kios di atas lahan milik veteran pejuang yang pernah diterima Presiden Soeharto saat masih berkuasa.

Lahan seluas 1.500 meter persegi yang dimiliki almarhum Muchdas, pensiunan Perintis Kemerdekaan RI ini semasa hidupnya telah dikuasai sejak tahun 1937 serta tertib melakukan pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB).

“Lahan ini ada surat-suratnya yang sudah dimiliki sejak tahun 1937 sebelum kemerdekaan. Kami bukan penghuni gelap di sini! Kami ber-KTP DKI dan Betawi asli. Bagaimana bisa dibilang liar?! ” ungkap salah seorang korban penggusuran yang meminta namanya tidk dicantumkan kepada PONTAS.id, di lokasi, Minggu (11/4/2021) siang.

Tak hanya itu, meski lokasi penggusuran berada di Kelurahan Menteng Dalam, namun surat pemberitahuan kata dia ditandatangani oleh Lurah Menteng Atas, “Kami minta keadilan dan solusi yang nyata dan jelas dari pemerintah!” tegasnya.

Pernyataan ini dikuatkan tim advokasi penggusuran dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI), Yusuf Sanjaya, “Benar lahan itu milik dari pak Muchdas sejak tahun 1937 dan dikuasai secara sah,” kata Yusuf saat dihubungi PONTAS.id, sore tadi.

Sebelumnya, Lurah Menteng Dalam, Rahmat Mulyadi mengatakan penggusuran berdasarkan Pasal 13 Ayat 1 dan Pasal 36 Ayat 1 huruf b Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

“Aset itu tercatat sebagai milik Pemprov DKI yang berupa tanah seluas 144.210 meter persegi,” jelas Rahmat kepada wartawan.

Demikian halnya dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan, Ujang Harmawan mengatakan, bangunan itu berada di atas Saluran Kalibaru Barat, sehingga harus digusur.

“Mempersulit untuk dilaksanakannya perbaikan turap dan pembersihan sedimen lumpur di dalam saluran tersebut,” kata dia ketika itu.

Penulis: Yos Casa Nova F
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here