Gempa Malang, Polda Jatim Langsung Patroli Siber Dan Terjunkan Brimob

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko memberikan keterangan kepada pontas.id terkait gempa malang di Mapolda Jatim, Minggu (11/04/2021).

Surabaya, PONTAS.ID – Untuk mencegah beredarnya berita bohong atau hoaks maya pasca gempa di Malang yang terjadi pada hari Sabtu, 10 April 2021, Tim Siber Subdit V Polda Jatim langsung melakukan patroli di dunia maya.

Direktur Reserse Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Farman mengatakan, banyak foto maupun vidio yang menggambarkan kerusakan bangunan tersebar bebas di media sosial dan jaringan WhatsApp.

“Tim Siber Polda Jatim langsung bergerak menelusuri akun yang menyebarkan konten tidak benar terkait dengan terjadinya gempa di Kabupaten Malang, Sabtu kemarin,” katanya kepada pontas.id, Minggu (11/4/2021).

Ditambahkannya, bahwa bisa saja berita itu benar, namun bisa pula kejadian yang tak berhubungan dengan gempa Malang dan sengaja diedit orang tak bertanggung jawab karena iseng agar masyarakat panik.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar mengonfirmasi terlebih dahulu ketika menerima atau mendapatkan foto dan video yang dikirim ke media sosial dan tidak langsung ikut menyebarkannya,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, pihaknya telah menugaskan personel kesatuan Korps Brigade Mobile (Brimob) Polda Jatim untuk membantu mengevakuasi di wilayah yang terdampak gempa bumi tersebut.

“Kaki telah mengirimkan 2 satuan setingkat kompi (SSK) personel Brimob Polda Jatim di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang,” katanya kepada pontas.id di Mapolda Jatim, Minggu (11/04/2021).

Personel yang diturunkan, ditambahkannya juga dilengkapi fasilitas mobil dapur yang tujuannya dapat memfasilitasi ketersediaan makanan bagi korban bencana tersebut.

“Kami juga membawa kebutuhan sembako, obat-obatan, tenda darurat. Tujuannya, kedatangan kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini terkena musibah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 6,7 magnitudo yang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa, tepatnya di koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah Selatan Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada kedalaman 25 km, Sabtu siang, 10 April 2021.

Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat kerusakan bangunan berupa rumah warga, kantor pemerintahan dan tempat ibadah.

Gempa tersebut juga menimbulkan kepanikan tidak hanya di Malang Raya Namun juga dirasakan di berbagai daerah, seperti Lumajang, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Gresik hingga Surabaya.

 

Penulis : Fauzi.
Editor    : Agus DC.

Previous articleDispora Jatim, Harga Mati Juara Umum PON XX 2021 Papua
Next articleTargetkan Seluruh Lansia Divaksin, Lurah Kebon Bawang Gunakan Strategi Door to Door