Rusun Pasar Rumput Tak Kunjung Beroperasi, Pedagang Sindir Anies

Jakarta, PONTAS.ID – Pedagang di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pasar Rumput, Jakarta Selatan kesal dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pasalnya, rusun itu tak kunjung diresmikan, sementara pedagang wajib membayar sewa lapak dan uang servis.

“Tarif sewa lapak di sini bisa Rp.35 juta. Selama pandemi memang diberi keringanan, Rp. 1 juta per bulan. Tapi kalau tidak diresmikan, mana ada pembeli!” ketus salah seorang pedagang yang meminta namanya tidak dicantumkan kepada PONTAS.id, Selasa (6/4/2021) lalu.

Pdahal, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian (PUPR) telah menyerahkan pengelolaan sementara Rusun Pasar Rumput ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pada Februari lalu.

Namun, hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi DKI Jakarta, Sardjoko belum memberikan tanggapan terkait penundaan operasional rusun Pasar Rumput.

“Bapak sedang zoom meeting di dalam. Kalau mau bertemu buat janji dulu. Ini peraturan di sini!” kata petugas keamanan kantor Dinas PRKP, di Jatibaru, Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021).

Demikian halnya Kepala Rusun Pasar Rumput, Ajie Ruslan menolak berkomentar soal operasional rusun, “Kami sudah siap tinggal menunggu untuk diresmikan,” katanya singkat.

Pantauan PONTAS.id di lokasi, Rusunawa Pasar Rumput, suasana di lantai tiga aktivitas kios pedagang sudah di buka dan sebagian kios tertutup serta terpampang tulisan di depan pintu rolling door bertuliskan disewakan.

Rusun ini juga terlihat telah siap dioperasikan dari sisi sarana dan prasarana .

Penulis: Yos Casa Nova F
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here