
Jakarta, PONTAS.ID – Komitmen Persatuan Tenis Meja (PTM) Stoni TTC yang bermarkas di Narogong, Bantar Gebang Bekasi terus dikembangkan untuk mencetak bibit-bibit muda petenis meja handal nasional. Ini terlihat melalui program-program latihan setiap hari dan coaching clinik pembahasan teknik mental dan strategi guna memotivasi atletnya.
Kepala pelatih, Gilang Maulana mengatakan, Dalam permainan Tenis meja, Atlit sangat membutuhkan keterampilan teknik dan strategi.
“Di PTM Stoni ada program yang sudah terjadwal untuk anak-anak (Atlit binaan Ptm Stoni, red) tentang pengetahuan teknik mental dan strategi saat pertandingan, supaya mereka dapat bermain dengan baik dan benar,” Kata atlit nasional kelahiran Pelembang kepada Pontas.id, Sabtu (20/03/2021).
Menurutnya, Dalam pertandingan tenis meja, Atlit dituntut untuk menguasai keterampilan teknik dan strategi.
“Di coaching clinik ini, saya sering berikan pengetahuan dari pengalaman saya tentang penguasaan teknik dan strategi dalam pertandingan. Ada dua strategi dalam permainan tenis meja, yakni strategi pertahanan dan serangan,” ujar bapak satu anak ini.
Saat bertanding, Atlit peraih medali perunggu SEA Games 2015 di Singapura mengungkapkan bahwa pemain harus mengetahui terlebih dahulu kelemahan lawan. Apabila kita sudah tahu dan mengenal lawan sebelumnya, gunakanlah kelemahan tersebut untuk menyerang dan mengalahkannya.
“Disaat menyerang, lakukan dengan konsisten pada semua pukulan. Karena itu merupakan salah satu taktik tenis meja terbaik. Dan poin didapat secara default, karena lawan akan membuat unforced error,” Ungkapnya.
Ditambahkannya, Strategi serangan dan bertahan dilakukan untuk mencetak poin dan bisa menang saat pertandingan.
“Yang terpenting adalah mencari tahu kelemahan lawan dan melakukan teknik pada momen yang tepat dengan tujuan poin dan poin,” pungkas peraih juara Malaysia Open 2019 ini.
Sekedar diketahui, PTM STONI TTC merupakan klub tenis meja untuk pembinaan dan aktif mencetak pemain-pemain muda berbakat untuk Tim Nasional Tenis Meja Indonesia.
Untuk meningkatkan skill dan prestasi Atlet, PTM yang didirikan pada tanggal 3 Januari 2012 ini, Secara periodik juga mengirimkan atlet bertanding/berlatih di Luar Negeri seperti ke Thailand, Malaysia, Hongkong dan Cina guna menciptakan atlit nasional yang mumpuni.
Penulis : Ningsih
Editor : Agus Dwi Cahyono.


















Informasi yg sangat membantu … mantab