Jakarta, PONTAS.ID – Pasar Anyar Bahari yang berada di Jln Tenggiri Raya, Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara terkesan rawan Covid-19. Karena masih banyak pengunjung ataupun pedagang yang abaikan protokol kesehatan. Padahal, pemerintah sudah berupaya melakukan segala tindakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Bahkan, pemerintah memperpanjang PPKM Mikro Jilid 3 yang diberlakukan sejak tanggal 9 hingga 22 Maret 2021 mendatang demi memutus mata rantai Covid-19.
“Imbauan setiap hari dilakukan, akan tetapi pedagangnya saja yang nakal. Mungkin mereka sudah bosan karena sudah 1 Tahun seperti ini,” kata Kepala Pasar Anyar Bahari, Paryono kepada PONTAS.id, Senin (15/3/2021).
Ia menjelaskan, kalau untuk petugas yang mengukur suhu tubuh mungkin sedang bertugas. “Petugas kita keliling untuk membantu memeriksa timbangan (Tera) dengan petugas Geometry,” ujarnya.
Untuk waktu, kata dia, pasar beroperasi dari Jam 05.00 s/d 17.00 WIB.
Namun, pengakuan warga sekitar pasar tersebut tetap beroperasi hingga malam hari. “Iya kadang sampai malam atau jam 21.00 WIB,” kata seorang pedagang yang tidak ingin disebut namanya siang tadi.
Pantauan PONTAS.id, banyak pedagang yang kurang sadar dengan protokol kesehatan bahkan tidak ada petugas yang mengarahkan pengunjung ataupun pengatur suhu tubuh. Dari hal tersebut, pengunjung atau pedagang yang terpapar Covid-19 tidak dapat terdeteksi tentunya sangat membahayakan masyarakat lain.
Penulis: Maya -Anah /Suwarto
Editor: Ahmad Rahmansyah



























