Jakarta, PONTAS.ID – Sebanyak 1,500 pedagang dan pekerja Pasar Tanah Abang menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 tahap 2 dari Pemerintah Pusat. Proses vaksinasi berlangsung di lantai 8 dan 12 Blok A, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021) pagi.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Irwandi mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat proses vaksinasi berlangsung.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan, sebanyak 9,791 orang tercatat untuk mendapatkan vaksin tahap kedua di Pasar Tanah Abang.
“Perhari akan divaksin 1.500, ini nantinya akan menjadi salah satu cara untuk menemukan format vaksinasi yang dilakukan di pusat-pusat pertokoan,” ungkap Anies.
Kemudian lanjut Anies, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bekerja sama dalam proses vaksinasi Covid-19, dengan harapan semua pekerja di pusat perdagangan bisa mendapatkan vaksin. “Kita mulai dari Pasar Tanah Abang,” tuturnya.
Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Irwandi menyebutkan proses vaksinasi ini akan berlangsung selama enam hari.
“Penyuntikan vaksin kepada ribuan pedagang ini, dilakukan secara bertahap,” ucap Irwandi.
Sebagai informasi, proses vaksin diawali dengan registrasi, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, lalu vaksinasi. Sesudah itu, penerima pemberi bantuan untuk menunggu sekitar 30 menit untuk memastikan dirinya aman setelah divaksin baru bisa keluar dari ruangan. Untuk keseluruhan proses vaksin, memakan waktu sekitar 1 jam perorang.
Sementara untuk tenaga medis, dipersiapkan sebanyak 150 tenaga medis yang terdiri dari Kemenkes, Dinkes, dan TNI.
Kemenkes telah menetapkan kriteria petugas publik yang akan menjadi penerima vaksin tahap 2 dengan total 16,9 juta orang. Selain pedagang pasar, sasaran lain di antaranya adalah lansia, tenaga pendidik, pegawai pemerintah, petugas layanan publik, petugas transportasi, dan pekerja media serta beberapa kategori lainnya.
Penulis: Zulfatun/Tajuli
Editor: Ahmad Rahmansyah




























