DPR Sesalkan Pemaksaan Siswi Non Muslim Berhijab di Sumbar

Azis Syamsudin
Azis Syamsudin

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyesalkan terjadinya pemaksaan penggunaan hijab pada siswi non muslim di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat.

Dirinya menilai hal itu akan menimbulkan rusaknya Ke Bhinekaan dalam kehidupan keseharian di tengah masyarakat, terlebih sekolah tersebut bukan merupakan sekolah yang berbasis keagamaan seperti Madrasah Aliyah ataupun Pesantren yang merupakan sekolah khusus bagi umat muslim dalam menimba ilmu pendidikan di jenjang menengah atas.

“Jangan sampai ini terulang kembali di dunia pendidikan umum, karena ini akan menyebabkan psikologis anak terganggu dan merampas hak asasi anak,” katanya dalam siaran pers, Minggu (24/1/2021).

Lebih lanjut, Azis mengapresiasi sikap Kepala Sekolah SMKN 2 Padang yang langsung melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada siswi dan orang tua murid serta masyarakat terhadap tenaga pendidik yang melakukan pemaksaan tersebut.

“Tentunya setiap manusia memiliki kesalahan, karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan. Mari kita hargai dan selesaikan polemik ini, tanpa harus memperpanjang dan menyebabkan perpecahan,” ujarnya.

Politisi Golkar itu mengajak untuk seluruh masyarakat belajar dari peristiwa ini untung hidup saling menghargai dan menghormati dalam hidup berdampingan dengan mengedepankan Khebinekaan meskipun terdapat perbedaan Suku, Agama dan RAS.

“Persatuan dan Kesatuan harus kita kedepankan, jangan sampai ada perpecahan karena adanya perbedaan pandangan dan keyakinan, perbedaan itu indah, jika kita dapat berfikir positif dan mengedepankan arti dari nilai nilai Bhineka Tunggal Ika.” tutupnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleErick Thohir Jadi Ketum MES, Ini Harapan Legislator PKS
Next articleLagi, Irwandi Pantau Pembenahan Drainase Gunung Sahari Selatan