Rekayasa Lalin, Jasamarga kebut Pembangunan Stasiun HSR-LRT

Jakarta, PONTAS.ID – PT Wika Gedung Tbk akan melaksanakan pekerjaan erection pierhead pembangunan stasiun integrasi HSR-LRT Halim di Ruang Milik Jalan Tol (Rumija) ruas Tol Jakarta-Cikampek. Sebab itu, Jasamarga Metropolitan Tollroad akan melakukan rekayasa lalu lintas di areal itu.

Hal ini disampaikan oleh Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Irra Susiyanti memalui keterangan tertulisnya yang diterima PONTAS.id, Selasa (24/11/2020).

“Guna memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan, Jasamarga Metropolitan Tollroad akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup lajur sebagai bagian dari area kerja proyek pembangunan stasiun integrasi tersebut selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya

Berdasarkan simulasi rekayasa lalulintas yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu pada hari Kamis (11/11/2020) yang dianggap telah sesuai dengan prosedur dan dianggap tidak mengganggu operasional jalan tol.

Adapun lokasi pekerjaan Erection Pierhead pembagunan stasiun berada di Km 1+285 sampai dengan Km 1+415 arah Cikampek, dimulai hari Selasa (24/11/2020) sampai dengan selesainya pekerjaan pada hari Sabtu (06/03/2021) yang akan dilakukan saat periode window time yaitu pukul 23.00 s.d 04.00 WIB.

“Pelaksanaan pekerjaan dorong dan angkat pierhead ini, akan menutup lajur 1 dan lajur 2 secara situasional, sementara lajur 3 dan 4 dapat dilintasi sebagai jalur lalulintas,” imbuhnya

Lebih lanjut dijelaskan, PT Wika sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Kepolisian, untuk melakukan langkah antisipasi dampak pekerjaan tersebut yaitu dengan pemasangan rambu-rambu untuk pengamanan, penyiagaan petugas pengaturan lalulintas di sekitar lokasi pekerjaan, serta menyiapkan rencana bertindak secara situasional untuk mengantisipasi jika terjadi kepadatan akibat dari pekerjaan ini.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanan,” pungkasnya

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleTolak Sebutan ‘Putri Mahkota’ Cabup Banjar, Ini Penjelasan Mukaramah
Next articleMajukan SDM, KKP Gelar ToT Selama 6 Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here