Miris! Puluhan Warga Pulogadung Tak Pernah Terima Bansos

Jakarta, PONTAS.ID – Puluhan warga di Kelurahan Pulogadung yang berpenghasilan rendah dan perekonomiannya terdampak Covid-19 tak pernah menerima bantuan sosial (Bansos).

Padahal sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada April 2020, Pemerintah DKI Jakarta menganggarkan Rp.5 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Sejak PSBB mulai berlaku, kami belum pernah mendapatkan bansos. Sementara, penghasilan kami sekarang tidak sampai Rp.50 ribu sehari. Padahal saat ini penghasilan kami memulung menurun drastis,” ungkap salah satu warga yang berdomisili di RW.03 kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur saat ditemui PONTAS.id Jumat (16/10/2020)

Menanggapi hal ini, Lurah Pulogadung, Abdul Haris mengatakan pihaknya tidak memiliki data penerima bantuan sosial.

“Kami tidak punya data, Dinas Sosial itu langsung ke RW. Karena pihak ketiga itukan PD Pasar Jaya. Nah mereka minta nomor HP pengurus RW kepada saya,” ujar Haris saat dihubungi PONTAS.id, kemarin.

kemudian yang melakukan verifikasi data terhadap penerima bantuan sosial, kata Haris dilakukan oleh Provinsi, Dukcapil, Biro Tapem dan Dinas Sosial, “Jadi, layak atau tidaknya penerima Bansos yang tahu RT dan RW setempat,” tutupnya.

Sehari kemudian, Haris mengabarkan informasi penerima bantuan sosial di RW.03, Kelurahan Pulogadung itu terkesan tidak valid.

Namun saat dicek kembali oleh PONTAS.id, warga RW.03 lainnya kembali memperkuat informasi puluhan warga itu tidak pernah menerima bantuan sosial Covid-19. “Iya benar, kami tidak pernah mendapatkan bantuan,” kata warga, Sabtu (17/10/2020) sore.

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here