Terharu, Penderita Stroke Doakan ZR Menangi Pilkada

Satui, PONTAS.ID – Hadi Martiono kakek berusia 100 tahun yang saat ini tengah sakit akibat serangan stroke, mendoakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli (ZR) memenangkan Pilkad yang akan digelar pada Rabu, 9 Desember 2020.

Doa kemenangan ini disampaikan Hadi Martiono saat menerima kunjungan calon Wakil Bupati Tanah Bumbu, Muhammad Rusli desa Wonorejo RT.10 kecamatan Satui, Kamis (15/10/2020).

Kali ini, Cawabup nomor urut 3 ini terlihat mengunjungi, sekaligus memberikan bantuan kepada dua warga desa Wonorejo itu. “Sudah berapa lama sakit bapak seperti ini,” tanya M. Rusli kepada Hadi, sembari memegang kaki warga tersebut.

Tarniah, istri Hadi mengatakan sakit lumpuh yang diderita suaminya sudah berlangsung dua tahun terakhir, “Suami saya tak bisa berjalan. Kalau mau keluar terpaksa ngesot,” ucapnya.

Menurutnya, selama ini tak ada upaya pengobatan medis kepada Hadi karena tak memiliki biaya. Meski demikian ia sangat mendambakan perhatian pemerintah daerah, “Memang selama ini belum pernah ada bantuan. Tapi jika diberi kami dengan senang hati menyambutnya,” ungkapnya.

Rusli mendoakan Hadi bisa sembuh, dan normal kembali seperti sedia kala. Ia pun memberikan santunan untuk biaya pengobatan.

Sebelumnya, cawabup juga mengunjungi dan menjenguk seorang perempuan lansia di desa yang sama dengan penyakit serupa. Martini (59), sudah 5 tahun terakhir menderita stroke dan lumpuh.

Nasibnya lebih beruntung dibanding tetangganya, Hadi. Warga RT.10 desa Wanarejo, Satui itu, sejak dua bulan ini mulai membaik. Ia sudah bisa berjalan, meski harus dipapah dna dibantu sebatang tongkat.

Di hadapan Muhammad Rusli, ia mengaku berjuang sendiri dibantu suaminya, Margiono melakukan terapi tanpa pengobatan medis. “Karena tak punya biaya, ya terpaksa terapi di rumah. Karena dokter pernah ngomong, jika dirawat di rumah sakit akan banyak mengeluarkan biaya. Saya disarankan berobat dirumah saja,” katanya.

Kemudian ia setiap hari melakukan terapi dengan pijat dan rendam air panas. Hasilnya sudah cukup menggembirakan. Kini Martini sudah bisa mandi sendiri, dan masak.

Meski untuk berjalan dan beraktivitas tetap dibantu dipapah dan ditopang tongkat. Ia mengaku selama sakit belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak mana pun, termasuk pemkab.

“Kami terdaftar menerima BLT. Uangnya kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Saat dikunjungi cawabup nomor urut 3, ia mendapatkan doa kesembuhan dan santunan dari M. Rusli. Sebagai tanda terima kasih, Martini dan suaminya mendoakan mantan camat Mentewe tersebut menang dalam kontestasi pilkada serentak 2020 ini.

Sementara cawabup M. Rusli mengaku prihatin menyaksikan masih banyaknya warga, terutama golongan kurang mampu belum mendapatkan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis.

“Atas dasar pertimbangan inilah, pentingnya program kerja yang memihak kepada masyarakat, terutama dibidang kesehatan,” kata dia.

Penulis: M. Apriani
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here