Kisruh 1 Juta Masker, DPRD Pasuruan hanya Jatuhi Sanksi Ringan

Pasuruan, PONTAS.ID – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pasuruan memutuskan delapan anggota DPRD tidak terbukti terlibat dalam proyek pengadaan masker. Kedelapannya, Saifullah Damanhuri, Sugiarto, Nik Sugiarti, Eko Suyono, Elyas, Rudy Hartono, Yusuf Danial dan Agus Suyanto.

“Khusus kepada Agus Suyanto, BK memutuskan bahwa aktivitasnya menyablon masker, sebagaimana yang terekam video melanggar kode etik,” kata Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan saat membacakan putusan di gedung DPRD, Kamis (10/7/2020).

Saat membacakan putusan, Sudiono juga didampingi Wakil ketua Andri Wahyudi, Rusdi Sutejo dan Rias Judikari Drastika.

Atas keputusan tersebut, BK kata Sudiono menjatuhkan sanksi berupa teguran lisan kepada Agus Suyanto sesuai surat keputusan BK Nomor 1/2020 tertanggal 9 Juli tentang Dugaan Pelanggaran Sumpah/Janji/Etik Anggota Dewan.

“Sudah kami fasilitasi untuk disampaikan oleh BK kepada yang bersangkutan. Lengkap dengan berita acaranya,” jelas pria yang akrab disapa Dion ini.

Saat ditanya terkait hasil penelidikan BK sebelumnya yang sempat menyimpulkan Agus Suyano melanggar kode etik dan layak diberi teguran keras, Dion mengatakan saat itu Agus Suyatno melakukannya lantaran posisinya sebagai pembina HIAS (Himpunan Asosiasi IKM-UKM).

Diketahui, anggota HIAS sendiri menerima order 1 juta masker yang bersumber dari APBD hingga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Dalam konteks itu, kegiatan menyablon masker oleh Agus, meski hanya sebagai guyonan dinilai bukan sebagai teladan yang baik. Karena kan kebetulan waktu itu ramai polemik soal masker ini,” jelasnya.

Penulis: Abdullah
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleKomisi IX Minta Pemerintah Batasi Harga Jual Alat Rapid Test Corona
Next articleTMMD 108 Kodim 1709/Yawa Diserbu Ratusan Warga Natabui

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here