Edukasi Lingkungan Hidup, Wings Group Tambah Bank Sampah Binaan

Aktivitas bank sampah dengan pendampingan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah untuk mengelola sampah terpilah dari sumber //Foto: Wings Group

Jakarta, PONTAS.ID – Yayasan Wings Peduli menambah bank sampah binaannya, yakni Gang Wolu Ninu Ninu di Surabaya, Jawa Timur dan Gratera di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (10/6/2025). Penambahan ini sebagai bagian dari kampanye  pemilahan sampah.

“Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan dua bank sampah yang sudah kami dampingi,” kata  perwakilan Yayasan Wings Peduli, Sheila Kansil, melalui keterangan resminya yang diterima PONTAS.id.

Pihaknya bersama Waste4Change, lanjut Sheila, telah menjangkau total puluhan nasabah aktif di dua komunitas berbeda dan mengelola lebih dari dua ton sampah anorganik hingga April 2025 sejak awal pembinaan di 2024.

Program pendampingan bank sampah merupakan dukungan terhadap program pemerintah untuk mengelola sampah terpilah dari sumber, sebagaimana diatur dalam Permen LHK No.14/2021.

Dalam regulasi itu kata Sheila, bank sampah ditetapkan sebagai sarana edukasi, instrumen perubahan perilaku, sekaligus moda penerapan ekonomi sirkular di Indonesia dalam pengelolaan sampah.

“Meski volume kontribusinya masih kecil, peran bank sampah sangat strategis dalam membentuk kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari rumah,” terangnya.

Penambahan dua unit bank sampah kali ini, diharapkan dapat meningkatkan lebih banyak partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab dengan memilah sampah dari rumah. “Hal ini sejalan dengan tiga langkah kampanye pilah dari sekarang, yaitu, kenali, pilah dan setor,” paparnya lebih jauh.

Yayasan Wings Peduli bersama Waste4Change menerapkan lima aspek persampahan yang dapat pengurus dan masyarakat sekitarnya untuk mengoperasikan bank sampah secara mandiri.

“Pendampingan ini juga termasuk memperkenalkan pengelolaan sampah organik melalui kompos, eco-enzyme, maggot BSF, dan sabun alami, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan minat warga di masing-masing bank sampah,” tutup Sheila.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleKementerian ATR Blunder, Wamen Bicara Tinggi di Bawah ternyata Kusut
Next articleNaikkan Gaji Hakim, Prabowo: Garda Terakhir Sistem Peradilan