Magetan, PONTAS.ID – Anggota DPR RI dari Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Jawa Timur (Jatim), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyempatkan diri untuk berkunjung ke kawasan wisata Ujung Kulon yang berada di Desa Janggan, Kecamatan Poncol, Magetan, Jatim.
Hal tersebut dilakukan Ibas, pasca dirinya memberikan sosialisasi empat pilar di Desa Belotan. Pemandangan indah yang instagramable dan wahana permainan di Desa Janggan, membuat Ibas begitu terkesan. Menurutnya desa wisata harus terus dikembangkan untuk memperkuat perekonomian warga.
Tak sekedar menikmati spot foto yang indah, Ibas juga memberikan bantuan lampu penerangan jalan dan fasilitas pendukung lain, yang akan membuat wisata Ujung Kulon di Desa Janggan tersebut semakin diminati oleh para wisatawan, baik dari dalam negeri ataupun mancanegara.
“Ini sangat membanggakan, menyenangkan bisa berkunjung ke Wisata Ujung Kulon Desa Janggan Magetan, dan memberikan sesuatu yang bermanfaat, salah satu yang bisa dilakukan sebagai kontribusi terhadap kemajuan daerah,” kata Ibas, Sabtu (27/10/2018).

Menurut Ibas, kawasan wisata Ujung Kulon ini begitu menakjubkan, dan sangat cocok sebagai tempat untuk refreshing dan menenangkan diri dari karut marut keramaian kota.
“Bagi yang ingin refreshing, udaranya sejuk, tempat yang unik ini akan membantu menyeimbangkan antara jiwa dan raga, sangat indah dan recommended untuk melepaskan penat,” ujar putra bungsu Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Pria yang juga tengah menjabat sebagai Anggota Komisi X DPR RI ini pun berharap, anak muda yang akrab dengan media sosial (medsos) bisa ikut membantu mempromosikan daerah wisata lokal ini.
“Media sosial merupakan alat promosi yang mudah dan murah, saya harap para pegiat media sosial juga bisa mempromosikan daerah wisata ini,” ajak Ibas.

Pengembangan desa wisata, menurut Ibas merupakan primadona pengembangan ekonomi daerah. Untuk itu dia meminta pemerintah terus mendukung warga dalam pemanfaatan desa wisata. Bagi Ibas salah satu yang bisa dilakukan untuk memajukan ekonomi desa adalah mengembangkan potensi wisata.
“Desa wisata biasanya memiliki kecenderungan kawasan pedesaan yang memiliki kekhasan dan daya tarik sebagai tujuan wisata. Jadi saya harap semua pihak terkait harus jeli dan hati-hati dalam pemanfaatan desa wisata, dan tidak meninggalkan instrumen tradisi lokal,” pintanya.
Menurut Ibas, industri UKM masyarakat desa juga memegang peranan penting dalam pengembangan desa wisata, sebagai industri pendukung sektor pariwisata di kembangkan yang akan meningkatkan kesejahteraan
“Warga sekitar bisa mengembangkan banyak usaha rakyat seperti usaha kuliner, oleh-oleh khas daerah, transportasi, homestay atau penginapan, agen travel, serta jasa pemandu wisata dan semua sektor ini akan hidup jika jumlah kunjungan wisata bisa terus meningkat,” paparnya.
Tak lupa Ibas mengajak warga untuk berkunjung ke wisata Ujung Kulon. Dia pun berjanji untuk membawa keluarganya juga untuk menikmati keindahannya.
“Tentu saja tempat seindah ini akan sangat disukai oleh keluarga saya, apalagi istri anak-anak saya sangat menyukai wisata alam terbuka seperti ini,” pungkasnya.

Editor: Risman Septian




























