Jakarta, PONTAS.ID – Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh mengaku paling tidak menyukai tindakan kriminal terutama tawuran. Pasalnya tawuran kerap kali memakan korban jiwa.
“Kami merekrut tiga puluh dua orang pemuda enerjik yang setiap malam ikut berpatroli mencegah aksi tawuran yang berujung tindakan kriminal,” ujar Iver saat ditemui PONTAS.id di kawasan Jakarta Barat, Selasa (23/6/2020).
Lebih lanjut, mantan Wakil Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat ini mengungkapkan strategi yang dilakukannya efektif dalam menekan angka kejahatan di wilayahnya.
“Pada titik Rawan saya tempatkan mobil dengan posisi rotator menyala yang diawasi oleh unsur polisi, kamtibnas serta relawan yang saya namakan patroli rayonisasi dan patroli stasioner,” imbuhnya.
Kecamatan Tambora, kata Kapolsek merupakan kawasan padat penduduk. Dan jika dibandingkan kekuatan personil Polsek Tambora dengan masyarakat 1 berbanding 2.750.
Atas dasar itu, pihaknya kata Kapolsek melakukan pencegahan dengan menggandeng semua unsur masyarakat demi menjaga kecamatan Tambora tetap aman dan tentram.
“Sudah mulai menunjukkan hasil, dan harapan kita bersama semoga semakin aman ke depan. Kita perlu mencontoh daerah di luar Jakarta yang jarang tawuran. Seharusnya di Ibu Kota bisa kita cegah secara bersama-sama,” pungkasnya
Penulis: Deddy Muttaqin
Editor: Pahala Simanjuntak




























