Tak Terdampak Korona, Harga Batubara Maret Naik

Jakarta, PONTAS.ID – Harga batubara menunjukkan tren positif di awal tahun ini. Penyebaran virus korona belum signifikan berdampak pada pergerakan harga batubara. Pada Maret ini, harga batubara acuan (HBA) ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar USD 67,08/ton.

Angka tersebut naik 0,28 persen dari posisi pada Februari yang sebesar USD 66,89 per ton. Adapun, HBA di Januari sebesar USD 65,93 per ton.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, menuturkan, kenaikan harga batubara karena meningkatnya permintaan batubara dari China.

Selain karena wabah virus memang dari segi momen saat ini masih momen libur awal tahun di China, sehingga banyak tambang batu baranya yang belum beroperasi. Kondisi ini membuat pasokan batu bara dari negeri tirai bambu berkurang.

“Belum mulai beroperasinya kembali tambang batubara di China setelah libur tahun baru imlek dan adanya penyebaran virus sehingga berkurangnya suplai batu bara dari China,” kata Agung, di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Berkurangnya pasokan batu bara dari China juga diiringi dengan meningkatnya permintaan batubara dari beberapa negara, utamanya adalah negara-negara di kawasan Asia.

“Kenaikan harga juga dipengaruhi naiknya permintaan dari Jepang, India sama Korea Selatan, walau naik sedikit kali kelihatannya (kenaikannya),” pungkas Agung.

Penulis: Ririe

Editor: Riana

Previous article3 Warga Tapanuli Utara Negatif Covid-19
Next articleDPRD Jabar Dorong Pemkab Cianjur Kembangkan Sektor Pertanian