DKI Genjot PAD, di Jakarta Pusat Retribusi IMB malah Bermasalah

Jakarta, PONTAS.ID – Pemprov DKI Jakarta terus berupaya keras menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi. Pasalnya, hingga akhir Oktober 2019 lalu, DKI masih defisit Rp.12 triliun lebih dari sektor ini.

Namun di sisi lain, retribusi dari Izin Mendirikan Bangunan juga masih sulit untuk dapat membantu PAD lantaran kualitas pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) masih menjadi pertanyaan.

Salah satu contohnya, bangunan ruko konstruksi baja dua lantai di Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih Jakarta Pusat, mencantumkan IMB nya hanya satu lantai menggunakan banner berwarna kuning yang biasanya dipakai untuk menunjukkan IMB rumah tinggal.

“Setelah kita cek di database kita, berdasarkan nomor atau kode perizinan bukan diterbitkan oleh PTSP kecamatan, kemungkinan di PTSP Wali Kota (Jakarta Pusat), mohon dicek ke PTSP kota,” kata salah seorang staf PTSP Kecamatan Cempaka Putih, menjawab PONTAS.id, di kantor kecamatan Cempaka Putih, Kamis (7/11/2019).

Senada, hal tersebut dibenarkan staf CKTRP Kecamatan Cempaka Putih, Heri “Kami sudah cek ke lokasi, tapi karena bukan rumah tinggal, kami tidak bisa bertindak, sebab bukan tupoksi kami,” kata Heri.

Namun saat IMB tersebut ditanyakan apakah benar produk dari PTSP Kota Jakarta Pusat, staff PTSP menolak memberikan keterangan, “Itu rahasia, tidak bisa kami berikan sembarangan, silakan bersurat,” katannya.

Kemudian, ketika hal ini kembali dipertanyakan kepada Sudin CKTRP Jakarta Pusat, dari salah seorang staff mengatakan bahwa seluruh jajaran Sudin CKTRP sedang keluar, “Tidak ada di tempat pak, sedang keluar semua,” katanya singkat.

Penulis: M. Arfani
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here