Soal Untung Rugi Perusahaan, Garuda-Sriwijaya Lakukan Audit Bersama

Garuda dan Sriwijaya
Garuda dan Sriwijaya

Jakarta, PONTAS.ID – Maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air sepakat bakal melakukan audit bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait untung rugi perusahaan.

Audit ini dilakukan karena pihak Sriwijaya Air merasa Garuda Indonesia terlalu mengintervensi maskapainya sehingga menyebabkan utang membengkak.

Di sisi lain, Garuda mengklaim Sriwijaya telah untung 18 persen sejak bergabung dengan maskapai pelat merah tersebut.

“Pihak Sriwijaya mengatakan utang malah tambah membengkak. Sementara Garuda Indonesia menganggap utang malah berkurang 18 persen. Ya sudah kita audit saja pake BPKP,” kata pengacara Sriwijaya Air, Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Namun, Yusril tidak menyebutkan kapan pengauditan akan dilakukan. Dia hanya mengatakan pengauditan bakal dilakukan secepatnya. Tetapi yang jelas, hasil audit akan menentukan kerja sama antar kedua maskapai dilanjutkan atau justru berhenti.

Adapun saat ini, Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia sepakat melanjutkan kerja sama sementara selama 3 bulan.

“Ada perjanjian sementara itu diperpanjang, pelayanan seperti biasa, dan kemudian dalam waktu yang tidak terlalu lama akan diadakan revisi antara pihak Sriwijaya dengan Garuda,” ucap Yusril yang juga salah satu pemegang saham Sriwijaya Air ini.

Lebih lanjut, dirinya juga bakal bertanya kepada mayoritas pemegang saham Sriwijaya Air terkait keberlanjutan kerja sama.

“Itu (audit) akan kami lakukan segera, dan saya akan bertanya juga mayoritas suara di pemegang saham, apakah akan menerima keputusan ini untuk meneruskan kerja sama atau malah menghentikan,” ucap dia.

Adapun terkait nasib penumpang yang santer terlantar, Yusril mengaku bahwa penerbangan Sriwijaya Air masih berlangsung.

“Penerbangan masih bisa jalan. Kita sudah cari pakai uang sendiri untuk bayar tiket. Rekening Sriwijaya sendiri malah diblokir juga sama Garuda, gimana bisa kerja? Itu jadi impact ke pelayanan,” katanya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here