Luhut Diminta Jokowi Urusi Kemaritiman dan Investasi

Jakarta, PONTAS.IDLuhut Binsar Panjaitan, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, memenuhi panggilan Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa (22/10/2019).

Berkemeja putih dengan model safari, Luhut tiba sekitar pukul 19.00 WIB. Seusai bertemu Jokowi, Luhut membeberkan tugasnya di kabinet mendatang.

“Saya dipanggil, di-brief menangani bidang maritim dan investasi,” tegas Luhut.

Dengan begitu, Luhut diduga kuat akan kembali duduk di kursi kementerian lamanya.

Lebih jauh, Luhut mengaku, dirinya diminta Jokowi untuk melakukan efisiensi di tubuh PT Pertamina (Persero).

“Presiden tadi meminta supaya efisiensi di Pertamina dan berbagai lembaga lainnya, untuk betul-betul dilihat,” tuturnya.

Menurutnya, sesuai arahan Jokowi perlu dilakukan pemangkasan jika memang didapatkan sesuatu yang salah.

“Sesuai dengan pidato Presiden kemarin, harus pangkas yang tidak benar dan akan mencopot yang tidak benar, itu akan dilakukan,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, Luhut mengaku diberi arahan untuk mempertahankan program biofuel guna menekan impor migas nasional.

Selain itu, Luhut pun menyingung mengenai tugasnya untuk menggaet kerja sama dengan Uni Emirat Arab yang memiliki cadangan sovereign fund yang cukup besar. Hal itu diyakininya dapat mengantarkan Indonesia ke era yang baru.

Penulis: Ririe

Editor: Stevanny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here