Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menerima bantuan dari Yayasan Amal Ishihara asal Taiwan, berupa 15 unit alat bantu pernafasan atau ventilator.
Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Purbaya Yudhi Sadewa berharap bantuan ini bisa mengurangi beban pemerintah dalam menanggulangi wabah virus corona (Covid-19).
“Saya berharap bantuan-bantuan ini bisa melindungi para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya dalam merawat para pasien yang terinfeksi virus ini. Bantuan-bantuan ini selanjutnya akan disalurkan oleh BNPB di antaranya untuk provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Universitas Gajah Mada, BUMN dan BNPB,” kata Purbaya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2020).
Yayasan ini secara keseluruhan mengirimkan 15 unit ventilator, 140,000 set APD, 20,000 alat pelindung wajah dan masker medis sebanyak 300,000 lembar. Menurut yayasan tersebut, bantuan medis akan dikirimkan dalam dua gelombang.
Pada 27 Maret 2020 lalu, pemerintah melalui instansi yang sama Kemenko Marves juga menerima 40 ton bantuan alat kesehatan (alkes) asal Cina yang berinvestasi di Indonesia.
Menurut Juru bicara Menko, Marves Jodi Mahardi, para donatur tersebut sebagian besar merupakan investor Cina yang telah berinvestasi di beberapa daerah misalnya di Morowali, Kendari dan Konawe.
Selain Kemenko Kemaritiman, koordinasi sumbangan alat kesehatan ini juga melibatkan Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI).
Penulis: Luki Herdian
Editor: Idul HM




























