Asahan, PONTAS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten menggelar Bimbingan Tehknis (Bimtek) peningkatan layanan KUA berbasis IT di kantor Kemenag Kabupaten Asahan, Kisaran, Sumatera Utara.
Bimtek yang diikuti 50 operator SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah) dari 25 Kecamatan se-Kabupaten Asahan itu digelar sebagai bentuk dukungan Kemenag Asahan kepada Kantor Urusan Agama (KUA) agar layanan terhadap masyarakat menjadi lebih baik lagi sesuai dengan perkembangan zaman digital, yang juga sejalan dengan visi misi Pemkab Asahan dalam mewujudkan Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri.
“Kegiatan Bimtek dilaksanakan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Asahan, dan dibuka oleh Kepala Kemenag Asahan Hayatsyah,” ujar Koordinator Kegiatan, Aprida Nasution, Rabu (21/8/2019).
Dalam acara tersebut lanjut Aprida, Kepala Kemenag Asahan, Hayatsyah juga meluncurkan aplikasi layanan SILABUN–NR (Sistim Aplikasi Laporan Bulanan-Nikah Rujuk) yang dikembangkan oleh Abdi Negara Samosir selaku staf Bimas Islam Kankemenag Asahan melalui SIMKAH WEB yang bisa digunakan di kantor KUA se-Kabupaten Asahan.
“Saat ini banyak sekali pekerjaan manual manusia yang digantikan oleh teknologi mesin. Artinya, suka tidak suka kita harus bertransformasi ke jaman digital termasuk untuk urusan pelayanan masyarakat yang saat ini banyak beralih ke sistim digital layanan,” kata Aprida menirukan penyampaian Hayatsyah dalam acara Bimtek tersebut.
Dalam kesempatan itu, Hayatsyah juga berbepesan kepada seluruh operator SIMKAH di tiap tiap kantor KUA seluruh Kabupaten Asahan agar senantiasa mengikuti perkembangan teknologi digital dan mampu beradaptasi dengan cepat dalam bidang IT.
Karena menurutnya, Pelayanan di Kantor Urusan Agama yang turut menjadi domain kinerja Kemenag Asahan merupakan bukti keseriusan Kemenag benar benar melayani masyarakat dengan maksimal dan prima apalagi berhadapan dengan tuntutan zaman.
Hayatsyah juga meminta agar segera melakukan kordinasi dengan pihak Disdukcapil Kabupaten Asahan terkait menciptakan bank data Asahan Smart city dan terus mempelajari segala bentuk aplikasi IT yang sudah tersedia secara elektronik dalam layanan Kemenag seperti Simpenais, Siwak, Simkah, Ebi, E Planning Bimas Islam, Simas, Simbi dan E MTQ.
“Para peserta juga mengikuti beberapa materi yang disampaikan oleh para nara sumber “, sebut Aprida.
Beberapa materi yang disampaikan oleh para nara sumber tersebut yakni, tentang pengawasan administrasi NR SIMKAH oleh Lahuddin Hasibuandari Kasi Bimas Islam Kemenag Asahan, Pengelolaan adminisrasi oleh Achmad Shafwan, admin operator Kanwil Kemenag Sumut, dan Layanan Sistim Informasi Nikah SIMKAH WEB oleh Dian fakih Rizky sebagai fasilitator SIMKAH WEB tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak



























