Jelang Idul Adha, Permintaan Kambing di Jateng Melonjak

Jakarta, PONTAS.ID – Harga kambing di pasaran di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mulai mengalami lonjakan akibat permintaan semakin tinggi. Bahkan, kini pedagang kambing dari luar kota mulai menyerbu daerah untuk mendapatkan stok kambing guna memenuhi kebutuhan pada Idul Adha.

Para Pedagang di Pasar Hewan Ajibarang, Banyumas, mengatakan semakin mendekati hari raya kurban, maka harga kambing kian melonjak dan juga permintaan banyak.

“Bahkan kini para pedagang besar dari kota-kota besar mulai mencari kambing ke daerah-daerah. Umumnya, mereka berasal dari Jakarta. Karena permintaan tinggi, maka harga juga mengalami lonjakan,” kata Riswan , Jumat (2/8/2019).

Menurutnya, harga kambing dewasa jantan yang sebelumnya mencapai Rp2 juta, kini melonjak menjadi Rp2,2 juta hingga Rp2,4 juta atau 10% hingga 20%.

“Harga biasanya akan semakin meningkat menjelang hari H Idul Adha. Saat sekarang, yang membeli adalah para pedagang yang akan menjual kembali kambing tersebut. Kalau untuk warga biasanya, beberapa hari menjelang Idul Adha, baru membeli. Tetapi, harganya jauh lebih tinggi, bisa mencapai Rp3 juta atau naik 50%,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda), Banyumas Wahyu Budi Saptono, menyatakan pihaknya meminta kepada Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinkannak) secara proaktif melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang bakal menjadi kurban.

“Pemeriksaan kesehatan hewan mulai dari sebelum dipotong untuk melihat kondisi fisik ternak. Selain itu juga pemeriksaan mulut dan kuku hewan,” jelasnya.

Wahyu mengatakan kalau dinas telah menyiapkan 60 personel untuk memantau kesehatan ternak sebelum dan setelah dipotong.

“Pasca pemotongan kurban yang diperiksa adalah hatinya. Sebab, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, masih ditemukan lebih dari 700 kasus cacing hati pada 4.600 lebih sapi kurban serta 40 kasus cacing hati pada domba dan 347 cacing hati pada kambing,” tandasnya.

Ia juga mengatakan kalau stok hewan kurban di Banyumas, mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Saat ini, kambing mencapai 12 ribu ekor dan sapi 6 ribu ekor. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, karena stoknya bakal mencukupi,” tambahnya.

Penulis: Stevany

Editor: Idul HM

 

Previous articleLantik 2 Pejabat, Darma Wijaya Bantah Retak dengan Bupati
Next articleKades Tri Mulya Pastikan RKPDes 2020 Berbasis Prioritas