Begal Warga Rantau Utara, Polisi Hentikan Pelarian Londo

Labuhanbatu, PONTAS.ID – Put alias Londo (34), warga Dusun Abadi, Desa Pasir Tungtung, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 20.00 WIB, dihadiahi timah panas pada kaki kirinya oleh Team Unit Reskrim Polsek Bilah Hulu.

Pasalnya, Londo mencoba melarikan diri dari kejaran Polisi, ketika petugas melakukan pengembangan kasus begal di Lingkungan Kebun Sayur, Kelurahan Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Penangkapan itu berdasarkan LP//III/2019/SU/RES-LBH/SEK B. Hulu pada hari Kamis, tanggal 21 Maret 2019 atas nama pelapor Liswan Sinaga (19), warga Jalan Padi Ujung, Kelurahan Kartini, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Dan TKP nya di Jalan Makam P3RSU Bambu Kuning, Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Adapun kronologis kejadian bermula pada hari Kamis (21/3/2019) lalu, ketika korban/ pelapor sedang melintas di Jalan Makam P3RSU Bambu Kuning, tiba-tiba dihentikan oleh pelaku dan langsung memukul korban. Kemudian mengambil alih kunci kontak sepeda motor milik korban, sembari mengancam dengan menodongkan suatu alat keperut korban, pelaku pun membonceng korban dan sesampainya

di Jalan Lintas Dusun Sukamulya, pelaku menyuruh korban menghentikan sepeda motornya dan pelaku berhenti untuk menelpon dan menyuruh seseorang membawa kelewang.

“Mendengar hal tersebut korban ketakutan lalu berlari menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong, selanjutnya pelaku pergi membawa kabur sepeda motor milik korban,” kata Kapolsek Bilah Hulu AKP B. Sihombing melalui Kanit Reskrim IPDA Tito Alhafezt, Senin (8/7/3019).

Saat pihaknya melakukan pengembangan guna mencari barang bukti berupa sepeda motor milik korban, pelaku berusaha melarikan diri sehingga terpaksa diberi tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan sehingga diberi tindakan tegas terukur terhadap pelaku, selanjutnya pelaku dibawa ke RSU guna mendapat perawatan medis.

“Benar, berdasarkan informasi keberadaan pelaku, Tim bergerak cepat menangkap pelaku, saat pengembangan korban mencoba melarikan diri, tembakan peringatan pun dihiraukan, sehingga diberi tindakan tegas terukur terhadap pelaku,” jelasnya.

Penulis: Rizaldy Jow
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleKemenpar-APKASI Dorong Percepatan Desa Wisata Berbasis Teknologi
Next articlePUPR Sebut 99 PDAM Kurang Sehat dan 52 Sakit